Harga Tinja Panda Bernilai 404 Juta Rupiah

Jadigitu.com ~ Kendati terkenal galak, panda merupakan hewan kesayangan warga China. Selain lucu, hewan pemakan bambu itu bisa menghasilkan kotoran yang, bila diolah dengan tepat, bernilai sangat mahal.

Buktinya, seorang perupa bernama Zhu Cheng berhasil menjual sebuah patung senilai 300.000 yuan (sekitar Rp404 juta). Bahan utama patung itu adalah tinja panda.

Kepada harian Henan Business Daily, Zhu mengungkapkan bahwa patung setinggi 60 cm itu dibuat Oktober lalu. "Kami awalnya membuat cetakannya dari tanah liat, kemudian dilapisi dengan tinja panda, yang direkatkan dengan lem sayur," tutur Zhu seperti kepada Henan, yang juga dikutip oleh harian The Telegraph, Kamis, 2 Desember 2010.

Karya itu merupakan replika sebuah patung terkenal di Paris, Venus de Milo. Rupanya ada yang berminat membeli patung tinja itu dengan harga tinggi. Dia adalah Uli Sigg, mantan Duta Besar Swiss untuk China.

"Ini hasil yang sangat kreatif dan inovatif," puji Sigg, yang kini menjadi seorang pengusaha. Mengoleksi benda-benda seni asal China, Sigg tak ragu mengeluarkan banyak uang untuk membeli karya Zhu itu.

"Saya sudah bertahun-tahun punya ide untuk menggunakan tinja panda pada karya saya. Lagipula, panda merupakan harta nasional China, jadi apa pun terkait dengan hewan itu pasti mengundang daya tarik," kata Zhu.

Kendati sudah dibeli Sigg, patung unik itu tengah dipamerkan dalam suatu acara amal di Musium Seni Zhengzhou di provinsi Henan. Walau tidak dilaporkan apakah masih berbau tajam khas kotoran binatang, patung itu berhasil mengundang perhatian banyak pengunjung.
ihak kepolisian saat itu menyatakan ibunya tak bersalah dalam kasus tewasnya Caylee. Pengacara Casey mengklaim Caylee saat itu tenggelam. Meski begitu Casey dinyatakan bersalah dalam memberikan empat laporan informasi palsu kepada polisi. Casey tetap dibebaskan dari tuduhan pembunuhan tingkat pertama terhadap putrinya sendiri.

Lalu saat persidangan, para ahli yang diajukan jaksa penuntut menyidik komputer keluarga Anthony. Hasilnya, para ahli yang bersaksi mengungkap bahwa komputer keluarga Anthony digunakan untuk mencari kata-kata dan frase mencurigakan, dengan menggunakan Google.

Kata dan frase itu antara lain "chloroform" (dikaitkan dengan tuduhan membunuh dengan obat bius), "chest trauma" (sebuah luka serius di dada), "internal bleeding" (pendarahan internal), "how to make chloroform" dan "neck breaking".

Namun pada pekan lalu, stasiun TV Orlando, WKMG TV, melaporkan bahwa polisi telah mengabaikan sebagian kata kunci penting yang bisa jadi bukti. Seseorang telah melakukan pencarian di Google dengan kata "foolproof suffocation" (atau membunuh hingga korbannya kehilangan nafas tanpa ketahuan), dari komputer keluarga Anthony.

Read more: http://realifact.blogspot.com/2012/11/mesin-pencari-google-ungkap-kasus.html#ixzz2DaciQknB

Sumber:http://takunik.blogspot.com/2010/12/berapa-harga-tinja-panda-rp404-juta.html

SHARE TWEET

{ 0 komentar... Skip ke Kotak Komentar }

Tambahkan Komentar Anda

 
Oh-Gitu © 2012 | Template By Arsip Sehat myfriend: Blog Asalasah | Asalasah.net | BigCendol | egp