Minum Air Sebagai Pengganti Obat Sakit Kepala

Jadigitu.com ~ Saat sakit kepala menyerang, jangan terburu-buru mencari obat sakit kepala. Cobalah redakan dengan minum segelas air putih. Konsumsi air putih secara teratur terbukti mengurangi keparahan sakit kepala dan migren.

Para ilmuwan menemukan, meminum air putih sekitar tujuh gelas setiap hari sudah cukup untuk menyingkirkan rasa nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien yang sering didera sakit kepala.

Hal itu dibuktikan lewat penelitian di Belanda tahun 2005 yang menunjukkan bahwa pasien gangguan kandung kemih yang disarankan untuk minum cukup air putih mengaku migren mereka lebih ringan.

Dr.Mark Spigt, ketua peneliti dan timnya, merekrut 100 pasien yang secara rutin menderita sakit kepala ringan sampai berat. Kemudian mereka diminta melakukan beberapa hal untuk mengurangi rasa nyeri kepala, antara lain dengan meningkatkan kualitas tidur, menghindari kafein, dan mengurangi stres.

Tetapi separuh responden diminta untuk minum 1,5 liter air putih setiap hari selama tiga bulan.

Pada akhir penelitian, seluruh pasien diminta menjawab kuesioner Migraine-Specific Quality of Life Index untuk mengetahui bagaimana kondisi mereka. Hasilnya, pasien yang minum air putih lebih banyak dari biasanya mengalami perbaikan yang signifikan.

"Kami menduga pasien sakit kepala mendapatkan manfaat dari konsumsi air putih dan tampaknya masuk akal untuk merekomendasikan mereka minum air putih dalam jangka waktu tertentu agar sakitnya reda," kata peneliti.

Kendati begitu, menurut Dr.Fayyaz Ahmed dari Migraine Trust, manfaat dari minum air putih yang dirasakan pasien itu bisa jadi adalah efek plasebo. Tetapi ia mengatakan bahwa konsumsi air putih secara teratur menyehatkan dan membuat perasaan lebih nyaman.

Baca Juga :

Sumber:http://health.kompas.com/read/2012/08/14/10514658/Minum.Air.Pengganti.Obat.Sakit.Kepala.

SHARE TWEET

{ 0 komentar... Skip ke Kotak Komentar }

Tambahkan Komentar Anda

 
Oh-Gitu © 2012 | Template By Arsip Sehat myfriend: Blog Asalasah | Asalasah.net | BigCendol | egp