Makanan-Makanan Pencegah Kanker Serviks

http://oh-gitu.blogspot.com/2014/01/makanan-makanan-pencegah-kanker-serviks.html
Oh~Gitu ~Kanker serviks yang merupakan jenis kanker paling mematikan ketiga di dunia telah membunuh hampir 200 ribu wanita per tahun. Menurut laporan National Cancer Institute, sepertiga dari seluruh kematian akibat kanker serviks, dipicu pola makan yang salah.
Padahal kanker yang tumbuh di bagian bawah rahim ini bisa dicegah dengan konsumsi makanan tertentu. Dikutip Health Me Up, berikut daftar asupan yang bisa membantu pencegahan kanker serviks. 

Vitamin A, C, dan E.
Vitamin A, C, dan E merupakan bentuk antioksidan untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Gynaecologic Cancer menemukan bahwa pasien yang mengonsumsi vitamin-vitamin tersebut, memiliki viral load lebih rendah dari HPV. Anda bisa mendapatkannya dari jeruk, wortel, labu, telur, hati, tuna dan berbagai produk susu. 

Vitamin B folat
Vitamin ini juga wajib dimasukkan dalam diet, jika ingin terhindar dari kanker serviks. Folat diketahui dapat menurunkan tingkat homosistein --zat yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan sel abnormal pada leher rahim. Vitamin ini banyak terdapat pada brokoli, kembang kol, dan kubis. 

Antioksidan
Alpukat diakui memiliki efek antioksidan dan mampu menyerang radikal bebas dengan cara membatasi penyerapan usus. Efeknya: membatasi risiko berkembanganya kanker serviks. Makanan tinggi antioksidan lain yang disarankan adalah blueberry, labu, paprika, ceri, salmon dan ikan lain. 

Beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, kembang kol, dan kubis juga mengandung antioksidan (lutein dan zeaxanthin) yang turut membantu mengurangi perkembangan kanker serviks.

Beta karoten
Makanan yang kaya akan beta karoten dapat membantu mencegah datangnya kanker serviks. Jadi, tidak ada salahnya memasukkan wortel dan sedikit cabai dalam makanan. Kandungannya dapat menetralkan nitrosamine untuk menghindari kanker serviks.

Polifenol dan flavonoid
Dua zat ini biasa terdapat di teh hijau, minyak zaitun, anggur, raspberry hitam, blackberry, cokelat, kenari, jeruk, tomat, kacang merah, paprika hijau, dan delima. Manfaatnya: mencegah kanker serviks dan menghambat pertumbuhannya. (umi)

sumber: http://us.life.viva.co.id/news/read/472273-daftar-makanan-pencegah-kanker-serviks

Manfaat Beras Merah, Coklat, dan Padi Liar

Oh~Gitu ~  Nasi (beras) merupakan makanan pakok yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia, ada ungkapan yang mengatakan, "belum makan kalau belum makan nasi." Padahal diketahui, makanan pokok bisa juga berasal dari kentang, gandum, ubi, dan panganan berkarbohidrat lain.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dari kebiasaan makan nasi. Kendati demikian, menurut studi tahun 2012 dari peneliti asal Harvard, orang yang makan nasi putih lebih sering memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi daripada mereka yang lebih jarang. Karena itulah, para peneliti menyarankan untuk mengganti nasi putih dengan nasi coklat yang merupakan biji-bijian utuh dengan kandungan serat yang lebih banyak, serta dapat mengurangi risiko diabetes.

Ada banyak varietas beras yang memiliki manfaat serupa dan dapat dicoba, antara lain beras hitam, cokelat, bahkan padi liar. Berikut manfaat dari ketiganya.

1. Beras merah
Beras merah dikenal juga dengan istilah beras ungu atau beras hitam. Menurut sebuah studi, beras merah mengandung kadar antioksidan yang lebih tinggi daripada bluberi atau brokoli.

Beras merah merupakan beras yang pada aleuronnya mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu. Jika dibandingkan dengan beras putih, kandungan karbohidrat beras merah lebih rendah, namun menurut penelitian, nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih. Selain itu, beras merah lebih kaya serat dan protein.

Kendati demikian, beras merah berbeda dengan ragi beras merah, bahan utama dari suplemen penurun kolesterol.

2. Padi liar
Jika beras putih dan beras merah termasuk dalam bergenus Oryza, maka padi liar termasuk ke dalam genus Zizania, meskipun masih dalam satu suku Oryzeae. Padi liar dijumpai di air dangkal dan aliran yang mengalir perlahan.

Padi liar mengandung protein, serat, potasium, magnesium, dan niasin yang lebih tinggi dari beras coklat dan 30 kali lebih tinggi kandungan antioksidannya dibandingkan beras putih. Sejatinya, padi liar tidak menghasilkan beras, namun biji-bijian dari rerumputan semiakuatik.

3. Beras coklat
Beras coklat adalah beras yang hanya dihilangkan sekamnya, namun tidak dipoles menjadi beras putih. Beras coklat dan beras putih memiliki kandungan kalori, protein, dan lemak yang sama seperti beras putih. Hanya saja, beras coklat lebih banyak kandungan seratnya sehingga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.

Fitonutrien dalam beras coklat berkaitan dengan penurunan risiko kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Karena merupakan biji utuh, lemak dari beras coklat bisa membusuk, maka penyimpanannya pun perlu di tempat yang kering dan sejuk untuk memperlama usianya.

sumber: http://health.kompas.com/read/2013/12/31/1002226/Manfaat.Beras.Merah.Coklat.dan.Padi.Liar

Manfaat-Manfaat Coklat Untuk Kesehatan

Jadigitu.com ~ Selama ini mungkin Anda selalu berusaha untuk menghindari konsumsi cokelat karena takut berat badan bertambah. Tetapi pada kenyataanya, dibalik rasanya yang nikmat, cokelat justru banyak memberikan manfaat baik untuk tubuh. Berikut enam alasan mengapa cokelat baik untuk kesehatan, seperti yang dikutip dari Beliefnet.

1. Menurunkan tingkat kolesterol
Sebuah studi di Jepang menunjukkan bahwa meminum bahan dasar cokelat, biji kokoa alami dapat memperbaiki tingkat koleksterol Anda. Orang yang meminum cokelat dua kali sehari selama beberapa minggu dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol bail (HDL).

2. Menurunkan tekanan darah
Sebuah penelitian pada tahun 2007 di Jerman mengungkapkan bahwa memakan seperempat ons dark chocolate atau cokelat hitam, setiap hari selama 18 minggu bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik tanpa meningkatkn berat badan. Baru-baru ini para ilmuwan di Yale University juga melaporkan bahwa mengonsumsi satu chocolate bar cokelat hitam atau dua cangkir bubuk cokelat dapat mengurangi tekanan darah dan memperbaiki fungsi pembuluh darah pada orang dewasa yang memiliki masalah kelebihan berat badan.

3. Meningkatkan sirkulasi darah
Memakan sekitar 1,5 ons dark chocolate tiap hari selama dua minggu ternyata bisa meningkatkan aliran darah ke jantung, menurut sebuah studi 2009 oleh para peneliti dari Jepang. Bila jantung Anda menerima banyak aliran darah, mungkin Anda tidak terkena risiko nyeri dada atau serangan jantung.

4. Mempertajam otak
Ikan bukanlah satu-satunya makanan yang mampu meningkatkan kualitas otak. Sebuah penelitian pada tahun 2009 di Norwegia, mengungkapkan bahwa orang yang rajin mengonsumsi satu hingga tiga ons coklat tiap harinya memiliki hasil tes kognitif yang baik daripada yang tidak.

5. Baik untuk kulit
Body butter yang terbuat dari kokoa merupakan pelembab yang paling baik, namun mengonsumsi cokelat juga memiliki dampak positif bagi kulit Anda. Pada tahun 2006, sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa wanita yang gemar meminum cokelat dengan flavanol tinggi setiap hari selama dua minggu, terlindungi dari sinar UV dan terhindar dari kulit kasar serta kering.


Sumber: http://www.lintas.up2det.com/2013/05/5-manfaat-coklat-untuk-kesehatan.html?m=1

5 makanan Untuk Mengontrol berat Tubuh

Jadigitu.com ~ Siapa sih yang tak ingin punya berat tubuh yang ideal. Baik wanita maupun pria, semua tentu mendambakan tubuh ideal yang sempurna. Nah, untuk membuat impian Anda menjadi nyata. Berikut adalah lima makanan yang baik dikonsumsi untuk mengontrol berat tubuh, seperti dilansir Livestrong.

1. Apel
Apel merupakan makanan berserat. Serat pangan tidak hanya berkontribusi untuk sistem pencernaan yang sehat dan mengurangi kolesterol, tetapi juga bermanfaat bagi mereka yang berdiet. Karena selain rendah kalori, apel juga memberi rasa puas yang membuat Anda tidak ingin makan berlebihan.

2. Almond
Jika Anda sedang mencari snack lezat yang tidak bikin gendut, segenggam kacang almond adalah pilihan yang tepat untuk memenuhi keinginan ngemil Anda. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2009 dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa wanita yang makan kacang almond setidaknya dua kali dalam seminggu lebih berhasil menjaga berat badan daripada mereka yang tidak makan makanan ini sama sekali.

3. Ikan salmon
Makanan laut bisa menjadi bagian dari diet sehat. Dan ada beberapa bukti yang menyebutkan bahwa lemak dalam makanan laut, seperti salmon, dapat meningkatkan tingkat kepuasan saat makan. Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity menemukan bahwa ketika pelaku diet makan salmon beberapa kali dalam seminggu, mereka kehilangan sekitar dua kg berat tubuh lebih banyak daripada mereka yang tidak memasukkan makanan laut dalam diet harian mereka.

4. Telur
Telur kaya akan protein yang memberi sensasi kenyang saat makan. Meski telur memiliki reputasi buruk di kalangan penderita penyakit tertentu, makanan sehat ini bisa menjaga berat tubuh tetap stabil. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa makan telur saat sarapan dapat membantu Anda mengontrol penambahan berat badan selama seharian. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2008 dalam International Journal of Obesity menemukan bahwa ketika seseorang melakukan diet makan dua telur untuk sarapan selama lima hari dalam seminggu, mereka mengalami penurunan berat badan 65 persen lebih banyak daripada pelaku diet yang mengonsumsi roti di pagi hari.

5. Tomat
Makanan tinggi serat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Dan tomat adalah pilihan yang sangat baik untuk dimasukkan dalam diet harian Anda. Selain itu, secangkir tomat merah hanya mengandung 43 kalori. Yang terpenting, tomat juga kaya akan Vitamin C dan anti-oksidan yang dapat menangkal bahaya radikal bebas.

Inilah lima makanan sehat yang dapat Anda konsumsi dalam menu harian Anda. Selain baik untuk kesehatan, makanan-makanan ini juga dapat mengontrol berat tubuh Anda.


Sumber: http://www.lintas.up2det.com/2013/05/5-jenis-makanan-yang-bikin-tubuh-tetap.html?m=1

Makanan Yang Sebaiknya Disantap Untuk Sarapan

Jadigitu.com ~  Apa yang Anda pilih sebagai sarapan, terutama ketika Anda baru sempat sarapan di kantor? Pilihannya pasti tak jauh-jauh dari bubur ayam, nasi uduk, lontong sayur, mi instan, roti isi, bahkan ada yang nekad membeli nasi padang.
Memang, tak enak bila bekerja dalam keadaan perut lapar. Tetapi membuat perut kenyang ternyata tak hanya bisa dilakukan dengan mengonsumsi karbohidrat sebanyak-banyaknya. Untuk mengisi perut hingga terasa kenyang, namun tidak sampai kekenyangan, Anda bisa memilih mengonsumsi protein. Protein bisa mencegah Anda merasa lapar sampai tiba waktu makan siang.

Protein dalam bentuk susu, yogurt, sebutir telur rebus atau roti gandum dengan selai kacang memang pilihan yang baik, tetapi Anda tak perlu terpaku pada pilihan tersebut. Lalu apa pilihan lainnya?

Brierley Wright, MS, RD, pakar diet dari University of Vermont, mengingatkan Anda bahwa protein bisa diperoleh dalam bentuk sayuran. Kalaupun Anda butuh karbohidrat, pilihlah jenis karbohidrat dengan indeks glikemik rendah. Berikut contohnya:

1. Sayuran dan buah-buahan. Anda disarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak empat sampai 10 porsi sehari. Buah pepaya, misalnya, satu porsinya adalah potongan panjang seperti yang dijual di tukang buah itu. Seporsi apel sama dengan sebutir, sedangkan seporsi anggur atau strawberry kira-kira sama dengan segenggam. Karena tidak mungkin mengonsumsi 10 porsi buah dan sayuran dalam sekali makan, baiknya memang menyicil asupan harian tersebut sejak sarapan.

Kalau ada tukang nasi goreng di luar kantor, Anda bisa meminta kwetiaw rebus dengan sayur. Mintalah kwetiaw istimewa, yaitu yang sedikit kwetiaw-nya namun banyak sayurnya. Ada bubur manado? Buat agar sayurnya (bayam, kangkung, jagung, atau labu kuning) lebih banyak, dan buburnya lebih sedikit. Selipkan tomat, mentimun, atau selada ke dalam roti isi Anda. Pecel tanpa nasi juga bisa jadi alternatif, karena sayuran hijau seperti kacang panjang dan bayam juga mengandung protein. Jangan lupa, bumbu kacangnya jangan terlalu banyak.

Selain mengandung serat, yang membantu menambah rasa kenyang, sayur dan buah-buahan juga kaya akan vitamin dan mineral. Jadi, selain kenyang juga sehat.

2. Serealia utuh. Hindari karbohidrat yang mengandung pati putih, seperti nasi putih, roti putih, mi, lontong, atau kue-kue. Jika dikonsumsi secara berlebihan, jenis karbohidrat ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Sebagai alternatif, pilih sarapan dengan jenis serealia, seperti oatmeal, sereal, atau roti gandum (yang termasuk karbohidrat dengan indeks glikemik rendah) terbukti membantu Anda untuk mampu berkonsentrasi dan menaruh perhatian. Namun hati-hati, jangan asal memilih produk sereal dalam kemasan sachet yang banyak dijual di supermarket. Kerapkali, produk-produk ini juga mengandung gula yang cukup tinggi.
Serealia utuh (termasuk jenis karbohidrat kompleks) juga mengandung banyak serat, vitamin, dan mineral. Manfaatnya antara lain membantu menjaga kesehatan saluran cerna, mencegah diabetes, memelihara kesehatan jantung, dan menjaga agar berat badan tetap normal.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/01/30/16433463/Yang.Sebaiknya.Disantap.untuk.Sarapan

Cara-Cara Menekan Nafsu Makan

Jadigitu.com ~ Salah satu penyebab berat badan lebih gampang naik adalah sulit menahan rasa lapar. Bahkan, seringkali ketika kita sudah makan tapi tetap merasa lapar. Menjaga perut agar tidak cepat lapar kembali bisa menjadi kunci untuk membatasi jumlah kalori yang masuk.

Berikut adalah 5 cara yang layak dicoba untuk menekan nafsu makan atau pun memperpanjang rasa kenyang. 

1. Lebih banyak lemak
Sepertinya memang kontraproduktif, tetapi mengonsumsi lebih banyak lemak adalah strategi pintar mengurangi berat badan, asalkan lemak yang dipilih tepat. Para ahli mengatakan asam oleic, si lemak baik, akan memicu usus halus memproduksi oleoylethanolamide, zat yang akan mempengaruh sistem saraf dan melepaskan pesan ke otak bahwa perut telah kenyang. 

Sumber lemak yang baik antara lain kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun murni. Keuntungan lain dari konsumsi lemak adalah menunda pengosongan perut sehingga kita merasa kenyang lebih lama.

2. Porsi kecil
Peneliti dari Arizona State University menemukan bahwa memotong-motong makanan dalam porsi kecil akan mendorong timbulnya kepuasan lebih besar dibandingkan dengan makan dalam porsi besar, meski jumlah kalorinya sama.

3. Banjir endorfin
Para ahli mengatakan bahwa kegiatan olahraga bukan cuma membakar kalori dan mempercepat metabolisme, tetapi juga mengembalikan sensitivitas saraf yang terkait dengan kepuasan. Hal ini pada akhirnya akan membuat kita tak tergoda ngemil. Bukan cuma olahraga berat yang bisa mendatangkan efek ini, berjalan kali selama 15 menit ternyata cukup efektif.

4. Sarapan
Awali hari dengan kegiatan yang baik, seperti sarapan. Selain meningkatkan metabolisme, makan pagi juga berpengaruh besar pada asupan makanan. Orang yang malas sarapan mengonsumsi makanan manis 40 persen lebih banyak, mengonsumsi minuman soda 55 persen lebih banyak, dan kurang makan sayur dan buah. Beberapa penelitian juga menyebutkan orang yang jarang sarapan cenderung lebih gemuk.

5. Makan perlahan
Penelitian yang dimuat dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menemukan bahwa makan dengan cepat akan menghambat pelepasan hormon yang berkaitan dengan rasa kenyang. Akibatnya, seseorang makan secara berlebihan. Makan perlahan juga membuat kita merasa lebih puas terhadap apa yang dimakan.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/03/25/09420582/5.Cara.Menekan.Nafsu.Makan

Jangan Belanja Makanan Ketika Perut Lapar

Jadigitu.com ~ Jika pernah berbelanja makanan dalam keadaaan lapar, Anda pasti tahu tantangan yang dihadapi. Ya, semua makanan terlihat enak. Tanpa disadari, keranjang belanjaan Anda bakal penuh oleh berbagai jenis panganan. 

Saat ini sebuah studi baru menyatakan, berbelanja di saat lapar mungkin bukan merupakan ide baik. Alasannya karena saat lapar, makanan berkalori tinggi jadi lebih menggoda daripada biasanya. Maka orang yang lapar cenderung berbelanja makanan yang tidak sehat.

Dalam studi ini, para peneliti melibatkan 68 orang yang diminta datang ke laboratorium. Mereka meminta para peserta untuk tidak makan apapun lima jam sebelum datang.
Setelah datang, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama boleh makan biskuit sebanyak yang mereka mau, sedangkan kelompok kedua tidak makan apapun. 

Kemudian mereka diminta untuk berbelanja di toko online yang menawarkan makanan berkalori tinggi seperti permen, makanan asin, dan daging merah. Selain itu toko juga menjual makanan rendah kalori seperti buah, sayuran, dan dada ayam.

Peserta yang lapar membeli lebih banyak produk tinggi kalori. Rata-rata peserta yang lapar membeli 5,7 produk tinggi kalori, sementara peserta yang tidak lapar membeli 3,9.

Dalam percobaan kedua, para peneliti yang diketuai oleh Brian Wansink, Direktur Food and Brand Lab di Cornell University menganalisa apa yang dibeli oleh 82 orang dalam toko makanan sesungguhnya. Mereka membandingkan belanjaan orang yang belanja saat jam 1-4 siang dan 4-7 malam.

Orang yang berbelanja di jam 1-4 siang, yang dianggap jam setelah makan siang dan orang belum lapar, membeli produk dengan jumlah kalori yang lebih sedikit dibandingkan orang yang belanja di jam 4-7 malam.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal American Medical Association ini menyarankan untuk melakukan kegiatan berbelanja makanan hanya saat dalam keadaan tidak lapar.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/05/07/18010638/Jangan.Belanja.Makanan.Saat.Lapar.

8 Makanan Terbaik Untuk Lawan Kanker

makanan kanker
Jadigitu.com ~  The National Cancer Institute (NCI) di Amerika Serikat membuktikan, makan buah dan sayur bisa mengurangi risiko terkena beberapa jenis kanker. Makanan nabati menyediakan vitamin, mineral, dan enzim penting yang bantu tubuh membentuk imunitas melawan kanker.
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Penyakit ini ditakuti karena tak jarang penderitanya berujung pada kematian. 

Namun, tahukah Anda bahwa kanker ternyata tidak bisa hanya dilawan melalui pengobatan medis? Anda juga harus melawannya dengan pengaturan pola makan dan pola hidup yang sehat dan benar. Salah satu caranya adalah mengasup sayur yang memiliki kandungan nutrisi pembunuh sel kanker.
Berikut ini jenis makanan terbaik untuk melawan penyakit kanker. Check these out!

Tomat
Tomat kaya akan lycopene, antioksidan yang mencegah radikal bebas penyebab kanker. Akan lebih baik jika diasup dalam bentuk saus tomat atau pasta tomat yang dimasak. Hebatnya, semakin panas, lycopene dalam tomat semakin terbentuk. Tomat juga mengandung vitamin C yang tinggi. Mengasup lycopene bisa mengurangi risiko kanker payudara, prostat, pankreas, dan usus besar.
Untuk penyerapan lebih baik oleh tubuh, masaklah tomat dengan sedikit minyak. 

Teh Hijau
Mengandung beberapa zat antioksidan seperti polifenol atau katekin yang bisa mencegah sel-sel kanker semakin berkembang. Menurut laporan sebuah studi yang dimuat Journal of Cellular Biochemistry, zat polifenol ini tak hanya terdapat dalam teh hijau, tapi terdapat juga di dalam kandungan minyak zaitun. Teh hijau yang sudah dikeringkan, memiliki kandungan polifenol hingga 40 persen dari beratnya dan berfungsi mengurangi risiko kanker pencernaan, paru-paru, usus besar, liver dan pankreas. 

Hasil riset yang diterbitkan British Journal of Nutrition menyebutkan, mengonsumsi 2 cangkir teh hijau setiap hari selama sebulan bisa menurunkan tingkat kerusakan DNA hingga 20 persen. Anda bisa bebas kanker dan awet muda!

Ubi Merah
Kandungan betakaroten pada ubi merah juga tinggi. Ubi merah juga mengandung zat saponin, flavonoid, dan polifenol yang aktif berfungsi sebagai antioksidan dan anti kanker. Zat saponin bersifat anti radang dan antikarsionegik, yaitu mencekal zat-zat dari luar tubuh yang berpotensi menjadi sel kanker di dalam tubuh. Selain itu, kandungan vitamin C, vitamin E, betakaroten, serta, karbohidrat kompleks, dan rendah kalori juga bisa menjaga tingkat gula darah. 

Ubi merah sangat baik bagi manula karena vitamin B (B6 dan asam folat) di dalamnya bisa menghindarkan dari penyakit kepikunan.

Brokoli
Nutrisi utamanya tentu saja serat. Brokoli adalah sumber makanan kaya mineral seperti thiamin, niacin, asam pantothenat, kalsium, besi, selenium, vitamin A, vitamin C, vitamin B6, folat, magnesium, dan fosfor. Namun, zat aktif yang melawan kanker pada brokoli adalah isothiocyanate yang juga bisa ditemukan pada selada air, kubis, kembang kol, dan brussel sprout. Zat tersebut berfungsi menghentikan perkembangan sel kanker.

Brokoli juga mengandung zat kuat sulforaphane yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh melawan sel kanker. Namun, hati-hati dalam mengolah brokoli jika terlalu matang. Sebab, ada sekitar 90% anti kanker yang hilang. Jadi, rebus atau kukus brokoli sebentar saja ya!

Wortel
Warna jingga pada wortel menandakan bahwa kandungan betakaroten di dalamnya tinggi. Betakaroten ini berfungsi menangkal radikal bebas atau polusi yang bersifat karsinogen. Selain itu, ada kandungan antioksidan alami lain dalam wortel bernama alfakaroten. Pria yang mengasup alfakaroten dosis tinggi memiliki risiko terkena kanker paru-paru lebih rendah. Sebuah studi yang dimuat Journal of Agricultural and Food Chemistry juga menyebutkan, falcarinol membantu melindungi wortel dari jamur dan pestisida.

Bawang Putih
National Cancer Institute di Amerika Serikat tidak menyarankan asup suplemen untuk mencegah kanker. Namun, NCI menyebutkan bahwa bawang putih adalah jenis sayuran yang berpotensi antikanker. Bawang putih juga mengandung zat arginine, oligosaccharides, flavanoid, dan selenium serta bersifat anti radang dan anti bakteri. Baunya yang menyengat berasal dari kandungan sulfur yang tinggi, yaitu allyl sulfur yang memperlambat kerusakan sel tubuh akibat perkembangan sel kanker. 

Bayam Merah/Bayam Hijau
Bayam mengandung zat antioksidan tinggi dan zat gizi seperti vitamin A, C, E, K, B1, B6, serta mineral seperti kalium, kalsium, besi dan masih banyak lagi. Bayam juga mengandung fitonutrisi yang melemahkan sel kanker dan mengurani radang (salah satu proses dasar perkembangan kanker). Beberapa kanker yang bisa dicegah dengan bayam antara lain, kanker usus besar, prostat, payudara dan pencernaan.

Jika Anda memilih bayam merah akan lebih baik lagi. Pasalnya, warna merah pada bayam mera menandakan tingginya kandungan lycopene. Selain itu, pigmen merahnya juga mengandung flavonoid dan antosianin yang aktif sebagai zat anti kanker dan anti radang. Hanya saja, perhatikan bagi penderita asam urat. Karena bayam memiliki kandungan purin yang cukup tinggi.

Kedelai
Soal kedelai, Anda pasti lebih tahu kandungan proteinnya yang tinggi. Namun, kedelai punya zat aktif pelawan kanker bernama genistein. Dalam artikel yang dipublikasikan di Journal of the National Cancer Institute, disebutkan bahwa genistein diduga zat aktif anti kanker yang bekerja dengan melemahkan sel kanker sehingga pertumbuhan kanker melambat dan tidak berkembang.
Selain itu, zat isoflavon di dalamnya berfungsi melindungi sel dari efek buruk kelebihan hormon estrogen. Kedelai baik untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara dan prostat. (aai/jay)


Sumber: http://duniafitnes.com/health/inilah-8-makanan-terbaik-pelawan-kanker.html

Tips Memilih Makanan Sehat dan Tetap Hemat

Jadigitu.com ~ Memilih bahan makanan berkualitas merupakan salah satu cara untuk menjaga pola hidup tetap sehat. Ada beberapa cara untuk tetap sehat dengan pengeluaran yang minim dalam berbelanja. Seperti yang disebutkan Allwomenstalk, berikut di antaranya.

1. Tidak semua harus dibeli secara organik
Memilih bahan makanan organik merupakan salah stau cara untuk tetap hidup sehat. Makanan organik menjanjikan kesehatan karena bebas pestisida yang membahayakan tubuh. Namun demikian, bahan organik dibeli dengan harga relatif mahal.

Untuk itu, Anda bisa menyiasatinya dengan memilih beberapa bahan makanan yang tetap dibeli secara konvensional. Buah dan bahan makanan yang memiliki kulit tebal, merupakan beberapa macam yang tidak harus dibeli secara organik.

2. Berbelanja satu minggu sekali
Meskipun sayur lebih nikmat diolah dalam keadaan yang lebih segar, berbelanja setiap hari hanya akan membuat Anda boros. Perhatikan jadwal belanja, jangan sampai list belanja Anda justru semakin bertambah karena jadwal yang tidak rutin.

3. Buat daftar belanjaan
Bisa saja Anda lupa dan justru membeli kebutuhan lainnya. Untuk mencegah hal tersebut, buatlah daftar belanjaan apa saja yang harus dipenuhi.

4. Siapkan stok bahan makanan
Jangan lupa untuk tetap menyisakan beberapa bahan makanan sebagai stok di dapur Anda. Hal ini dilakukan untuk mencegah keborosan ketika Anda lapar dan lebih memilih untuk memesan fast food.

5. Berbelanja langsung dari petani
Selain lebih segar, berbelanja langsung dari produsen akan menghemat pengeluaran. Anda bisa memilih beberapa jenis bahan makanan yang awet disimpan dalam waktu lama.

6. Lebih memilih pasar tradisional
Dengan ketelitian, Anda juga bisa mendapatkan bahan makanan berkualitas di pasar tradisional dengan harga yang lebih terjangkau. Pilih bahan makanan yang lebih segar untuk memaksimalkan nutrisinya. (Allwomenstalk)


Sumber:

Tips mudah Mencegah Tidak Terjadi Perut Kembung

Jadigitu.com ~Setiap orang mungkin pernah mengalami masalah dengan perut kembung. Kembung adalah pembengkakan abnormal atau peningkatan diameter di daerah perut sehingga perut terasa sangat penuh, yang dapat menyebabkan sakit perut.

Ada banyak penyebab perut kembung, termasuk diet, sindrom iritasi usus, intoleransi laktosa, refluks, dan sembelit. Bila perut kembung terus menjadi masalah rutin buat Anda, ikuti beberapa tips dibawah ini untuk  mengalahkan perasaan kembung tersebut.

1. Hidrasi. Kembung adalah tanda bahwa makanan tidak dicerna dengan benar oleh tubuh. Kurangnya asupan air akan menyebabkan perut kembung berlebihan. Minum beberapa gelas air putih akan membantu dalam menjaga keseimbangan natrium dalam tubuh.  Namun, pastikan Anda tidak mengonsumsi minuman bersoda sebagai pengganti asupan air. Sebagai gantinya, Anda bisa mencoba menambahkan sedikit jeruk limau dan lada hitam ke air minum.

2. Kurangi asupan garam. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi asupan garam. Pertama, utamakan untuk mengonsumsi makanan segar ketimbang yang diproses. Banyak produk makanan dan buah segar yang rendah kandungan garam. Misalnya, daging segar jauh lebih rendah kandungan garam bila dibandingkan dengan versi olahan seperti ham, sosis dan hot dog. Kedua, periksa label makanan dan pilih produk yang memiliki kandungan garam rendah.

Ketiga, hati-hati ketika Anda memilih pengganti garam. Beberapa makanan yang tinggi kandungan potasium mungkin dapat membantu mengurangi beberapa masalah terkait konsumsi garam, tapi hal ini justru dapat menyebabkan masalah pada ginjal atau jantung.

3. Hindari minuman manis beralkohol sebanyak yang Anda bisa. Waspadai pula konsumsi gula pengganti, seperti - sorbitol, xylitol, maltitol, isomalt, laktitol, manitol, eritritol dan hydrogenated starch hydrolysates (HSH) - yang cenderung menambah rasa kembung.

4. Bijak dalam mengonsumsi susu. Produk-produk susu penuh dengan kandungan gula alami, yang disebut laktosa - dapat mengganggu proses pencernaan yang menyebabkan kembung. Bila Anda termasuk laktosa intoleran, pastikan untuk menghindari keju dan yogurt, karena dapat menyebabkan kram.

5. Batasi makan. Makan dalam porsi kecil tidak hanya berguna dalam membantu usaha penurunan berat badan tetapi juga bisa menjadi cara terbaik untuk melawan perut kembung. Makanlah 4-6 makanan kecil sehari dan pastikan untuk makan secara perlahan.

6. Bergerak. Bangkit dari tempat duduk Anda, jika perut terasa kembung. Jangan pernah melewatkan waktu latihan (olahraga), jika perut Anda terasa penuh dan tidak nyaman. Latihan adalah solusi yang sudah terbukti ampuh mengatasi setiap jenis gangguan pencernaan karena membantu mengatur sistem tubuh. Namun, jika Anda terus merasa kembung, maka mungkin saja Anda mengalami masalah kembung kronis dan dapat menjadi sesuatu yang serius seperti penyakit celiac.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2012/05/23/06104811/Tips.Sederhana.Atasi.Perut.Kembung

Penyebab Makan di Luar Rumah Bisa Picu Penyakit

Mengapa Makan di Luar Rumah Bisa Picu Penyakit?
Jadigitu.com ~ Kesehatan seseorang tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan yang dikonsumsi. Dari mana makanan yang dikonsumsi itu diperoleh juga mempengaruhi kualitas kesehatan seseorang.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim ilmuwan University of Alabama di Birmingham, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa makan di luar rumah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan problem kesehatan yang serius lainnya.

"Makanan di restoran dan tempat makan sering kali mengandung lebih banyak lemak, kalori, dan asam lemak jenuh daripada makanan yang biasanya disiapkan di rumah," ujar seorang anggota tim peneliti, Senin, 4 Maret 2013.

Temuan ini sangat mengkhawatirkan, terutama sejak survei nasional tentang perilaku makan (Living Social Dining Out Survey) mengungkapkan, penduduk Amerika memiliki frekuensi makan di luar rumah rata-rata 4-5 kali per minggu. Angka ini paling tinggi ketimbang frekuensi yang dijumpai pada penduduk di negara lain.

Jody Gilchrist, seorang praktisi perawat di UAB Heart and Vascular Clinic di Acton Road, mengatakan, kombinasi berat badan dan perilaku mengkonsumsi makanan tidak sehat di luar rumah dapat menjadi sumber bencana bagi kesehatan jantung.

"Jika Anda makan di luar rumah tanpa memperhatikan makanan yang sehat, Anda akan berhadapan dengan sindrom metabolik, sekelompok faktor risiko yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya, termasuk kolesterol tinggi dan diabetes," ujar dia.

Hasil penelitian Departemen Pertanian Amerika Serikat menunjukkan, satu kali makan tambahan di luar rumah setiap pekan dapat menambah berat badan sekitar 2 kilogram per tahun. Gilchrist mengatakan, perilaku makan di luar rumah harus disiasati dengan selalu memilih menu makanan sehat, setidaknya yang rendah lemah dan kalori.

 
Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/03/04/060465026/Mengapa-Makan-di-Luar-Rumah-Bisa-Picu-Penyakit

Makanan Tak Sehat Bikin Anda Terlihat Tua

Makanan Tak Sehat Bisa Membuat Anda Terlihat Tua
Jadigitu.com ~ Penuaan terjadi pada kita semua, tentu saja, dan tidak ada cara untuk mengeremnya. Namun, asal tahu saja, memilih makanan yang salah, kata Timothy Harlan, penulis Just Tell Me What to Eat, akan mengantar Anda tampak 10 tahun lebih tua.

Mantan pemilik restoran yang dikenal sebagai "Dr Gourmet" mengatakan, makanan yang tak sehat hanya menjadikan tubuh Anda bak tempat sampah. Makanan itu tak membuat Anda lebih sehat, jsutru sebaliknya, menyebabkan Anda terlihat lebih 'berumur' dari usia sebenarnya.

Misalnya, terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan. "Ini berkaitan dengan sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung dan diabetes," kata Andrea Giancoli, konsultan nutrisi untuk Pusat Advokasi Kesehatan Masyarakat California. Terlebih lagi, katanya, "bahan makanan ini merusak kolagen dan serat dalam kulit Anda."

Apa saja makanan yang harus Anda batasi konsumsinya? Ini dia daftarnya, seperti diurai dalam situs WebMD.com:

1. Keripik kentang dan kentang goreng. Apa pun yang goreng dalam minyak yang sarat dengan lemak trans, berkontribusi pada peradangan di seluruh tubuh Anda. Menurut American Heart Association, Anda harus menjaga lemak trans kurang dari 1 persen dari diet harian Anda.

2. Donat dan kue-kue manis. Seringkali makanan ini tinggi kadar lemak trans-nya dan, tentu saja, makanan ini dikemas dengan gula.

3. Hot dog, bacon, pepperoni, dan daging olahan lainnya. Sedih untuk mengatakan, daging pada pizza favorit Anda masuk dalam katagori ini. Makanan ini tinggi lemak jenuh dan juga mengandung nitrat, yang keduanya berkontribusi terhadap proses inflamasi.

4. Alkohol. Beberapa alkohol mungkin baik bagi Anda, tapi terlalu banyak dapat benar-benar membuat Anda layu sebelum waktunya. "Penelitian mengatakan ada sweet spot untuk alkohol," kata Harlan. Satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas untuk pria, katanya, sudah cukup.

Lebih penting lagi, Harlan mengatakan, mengonsumsi makanan segar yang berasal dari tumbuhan dapat mengurangi peradangan dan membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh Anda. "IMengikuti diet gaya Mediterania mengurangi risiko sejumlah penyakit yang berhubungan dengan penuaan, seperti kanker, Alzheimer, dan penyakit jantung," katanya.


Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/02/26/060463945/9-Kebiasaan-Baik-yang-Berakibat-Buruk

Gangguan Masalah Makan Menurun Secara Genetis

Gangguan Makan Menurun Secara Genetis  
Jadigitu.com ~ Orang tua yang memiliki gangguan makan atau eating disorder (ED) berpotensi besar menurunkan kelainan ini kepada anak mereka kelak. Menurut psikolog Tara Adhisti, faktor genetis dan lingkungan memiliki peranan besar dalam membentuk faktor risiko gangguan makan, seperti bulimia nervosa dan anorexia nervosa.

"Faktor risiko seseorang memiliki eating disorder bila keluarga juga ada yang memiliki sejarah eating disorder," ujar Tara dalam acara "Eating Disorder Awareness" di Restoran Makan-Makan, Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Februari 2013.

Pengaruh genetis dari orang tua ini yang menyebabkan pola baru penderita eating disorder atau gangguan makan yang semakin muda. Menurut dokter spesialis fisiologi dari University of Tuebinger, Jerman, Grace Judio-Kahl, orang tua yang memberi contoh diet yang salah dapat memicu anak untuk mencontoh melakukan diet yang salah.

"Ada salah satu pasien yang datang ke saya, anaknya mengalami bulimia di usia sangat muda, ini karena ibunya pelaku diet lalu menanamkan persepsi yang salah soal postur atau citra tubuh," ujar Grace di tempat yang sama. Awalnya, gangguan makan ini karena kebingungan anak dalam mencontoh pola makan dan hidup kedua orang tuanya.

Karena itu, menurut Grace, penting bagi orang tua untuk mendeteksi gejala awal atau bibit gangguan makan pada anak. Sebab, tanpa disadari, gangguan makan ini merupakan manifestasi kelainan psikologis yang sering tidak terlihat, namun berakibat fatal pada fisik.

Pasien gangguan makan, menurut Grace, sering menyalahkan diri sendiri atau keluarga bila berat badannya tidak turun. "Ini karena dalam otak mereka terdapat ketidakseimbangan neurotransmiter," ujar Grace. Dalam otak pasien gangguan makan, terutama di bagian nucleus caudatus, terdapat gangguan sintesis dan sekresi hormon serotonin dan dopamin.

Serotonin dalah hormon pengantar saraf untuk mengendalikan nafsu makan dan mood, sedangkan dopamin berperan untuk proses belajar, menanggapi, dan mengatur rasa ketergantungan. Dalam kasus gangguan makan anorexia nervosa, saraf yang memproses serotonin bereaksi sangat aktif.

"Sehingga selalu merasa kenyang dan mood-nya gelisah," ujar Grace. "Selain itu, ada pula hormon yang disebut orexin, yang berkurang aktivitasnya, sehingga mengakibatkan penurunan nafsu makan," Grace menambahkan.

Psikolog Tara Adhisti menjelaskan, yang dimaksud anorexia nervosa adalah gangguan makan yang dikategorikan sebagai perilaku diet atau olahraga yang berlebihan demi mengurangi berat badan, sering kali hingga tubuh menjadi sangat kelaparan. Seseorang dengan anoreksia tidak pernah merasa dirinya cukup langsing dan terus melihat tubuhnya gemuk. "Padahal mereka telah berhasil menurunkan berat badan secara ekstrem," ujar Tara.

Sedangkan bulimia nervosa adalah gangguan makan yang ditandai dengan siklus makan yang berlebihan (bingeing), lalu diikuti dengan perilaku memuntahkan atau tindakan lain untuk menebus kelebihan makan sebelumnya. Gangguan ini berkaitan erat dengan perasaan kehilangan kontrol diri saat makan.

"Perbedaan kedua gangguan makan ini adalah anoreksia memiliki kontrol diri yang sangat berlebihan. Sedangkan bulimia sebaliknya, saat makan kehilangan kontrol diri, tapi ada tindakan untuk menebusnya, yaitu memuntahkan," ujar Tara.

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/02/19/060462373/Gangguan-Makan-Menurun-Secara-Genetis

Cara Terbaik dan Sehat Mengolah Sayuran

Cara Terbaik Mengolah Sayuran  
Jadigitu.com ~ Sudah sejak lama diketahui bahwa sayuran bermanfaat untuk tubuh dan menyehatkan. Namun, tahukah Anda cara terbaik mengolah dan mengkonsumsi sayuran sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang optimal?

Sebagian sayuran lebih baik dikonsumsi secara mentah, tapi sebagian yang lain justru sebaliknya. Berikut adalah tip memasak untuk beragam jenis sayuran yang berbeda untuk hasil yang terbaik.

Metode memasak sayuran:
1. Mengukus sebentar adalah cara terbaik untuk mempertahankan nutrisi dalam sayuran. Kukus sebentar saja sehingga sayuran masih renyah saat dikunyah.

2. Memanggang dengan aluminium foil adalah cara kedua terbaik untuk memasak sayuran. Pastikan Anda memercikkan kuah pemanggang di akhir untuk menjaga agar nutrisi yang keluar saat dipanggang akibat panas bisa dipertahankan.

3. Menggoreng sebentar bisa menjaga nutrisi tetap dalam sayuran, tetapi jangan berlebihan melakukannya dan pastikan sayuran masih dalam keadaan segar. Metode ini tidak terlalu bagus diterapkan jika Anda mencoba untuk mengurangi jumlah lemak yang Anda konsumsi. Sebab, sayuran menyerap semua minyak.

4. Merebus atau membuat ratatouille dapat menurunkan sejumlah kandungan vitamin C atau folat, tetapi banyak mineral lain yang meresap di dalam cairan perebus yang akan dimakan.

5. Jangan dididihkan sayuran karena hal tersebut akan membuat sayuran menjadi lembek. Selain itu, proses pendidihan bisa membuat vitamin dan mineral dalam sayuran rusak. Banyak nutrisi yang hilang akibat mendidihkan sayuran.

Sayuran yang baik dimakan mentah dan matang
Para penganut makanan mentah meyakini bahwa memasak sayuran akan merusak banyak nutrisi. Namun, hal tersebut tidaklah selalu benar meskipun sebagian makanan memang lebih baik dikonsumsi secara mentah.

Di antara yang bagus dikonsumsi secara mentah adalah beetroot, brokoli, bawang putih, dan red pepper. Sedangkan sayuran yang bagus dikonsumsi setelah dimasak adalah wortel, tomat, ubi, dan kale. Kemudian asparagus, bayam, dan jamur juga lebih baik jika dimasak terlebih dulu.


Sumber: www.tempo.co/read/news/2013/02/25/060463537/Cara-Terbaik-Mengolah-Sayuran

Efek Jika Berolahraga Setelah Konsumsi Lemak

Jadigitu.com ~ Anda masih sulit menghilangkan makanan tinggi lemak dalam diet Anda? Sebuah penelitian kecil di Jepang ini mungkin dapat memberikan solusi. Penelitian itu mengatakan bahwa olahraga setelah menyantap makanan yang tinggi lemak mungkin dapat mengurangi efek buruknya bagi tubuh Anda.

Studi menunjukkan bahwa berjalan kaki dan melakukan latihan ringan satu jam setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak dapat membantu mengurangi lonjakan trigliserida, jenis lemak dalam darah yang biasanya naik setelah mengonsumsi makanan jenis ini.

Terlebih lagi, berolahraga setelah makan berefek lebih baik dalam mengurangi peningkatan kadar trigliserida daripada berolahraga sebelum makan. Sebagai catatan, tingginya kadar trigliserida dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Namun, karena penelitian ini masih dilakukan dalam skala kecil, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah temuan ini berlaku untuk masyarakat umum. Pasalnya, masih ada penelitian lain yang tak sejalan dengan hasil studi ini.

Dalam studi ini, para peneliti mengukur kadar trigliserida pada 10 laki-laki dan perempuan setelah mereka menyantap makanan berlemak (sekitar 38 persen lemak). Selama dua hari, mereka diminta untuk melakukan olahraga, satu hari sebelum makan dan satu hari setelah makan. Pada hari ketiga mereka tidak berolahraga setelah makan.

Setiap hari, para peneliti melakukan pengukuran terhadap kadar trigliserida mereka. Ternyata olahraga setelah makan menunjukkan hasil yang paling baik dalam menurunkan kadarnya. Terjadi 25 persen pengurangan kadar trigliserida daripada tidak melakukan olahraga.

Para peneliti mengatakan, lonjakan kadar trigliserida yang paling tinggi adalah setelah makan sehingga olahraga setelah makan mungkin dapat menghambat lonjakan ini. Olahraga, dikatakan mereka, dapat mempercepat tingkat di mana tubuh menggunakan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.

Kadar trigliserida umumnya akan turun beberapa waktu setelah makan. Namun, bahkan kenaikan sementara kadar trigliserida setelah makan makanan tinggi lemak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kata para peneliti.

"Mungkin ada alasan yang baik untuk berjalan-jalan setelah makan besar," kata William Kraus, seorang profesor kedokteran di Duke University School of Medicine, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Studi dilakukan oleh para peneliti di Kyoto Prefectural University, yang diterbitkan dalam edisi Februari jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/01/20/07353514/Efek.Olahraga.Sehabis.Makan.Lemak

5 Makanan Penyumbang Gula Tambahan

Jadigitu.com ~ Konsumsi gula sebaiknya dibatasi agar tak berlebihan. Bagi Anda yang sedang menjalani diet, terutama untuk alasan kesehatan, konsumsi gula penting diperhatikan. Termasuk gula tambahan yang secara tak disadari masuk ke tubuh melalui sejumlah makanan yang sengaja dipilih untuk diet.

Anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kadar gula yang boleh ditambahkan dalam makanan dan minuman maksimal 10 persen dari total kalori per hari. Atau, sederhananya 3-12 sendok teh, dengan catatan 1 sendok teh sama dengan 4 gram gula pasir (1 gram akan menghasilkan 4 kalori).  Apabila asupan kalori total per hari adalah 1.600 kalori, kita boleh menambahkan gula tidak lebih dari 3 sendok teh. Adapun yang kebutuhan hariannya 1.800 kalori dapat menambahkan 5 sendok teh gula, dan seterusnya.

Membatasi atau mengurangi asupan gula perlu dilakukan dengan cara tepat. Anda boleh saja mengurangi konsumsi gula, dan mematuhi anjuran WHO dengan hanya mengasup gula 3-5 sendok teh gula per hari misalnya. Namun, jika Anda tak membatasi asupan makanan mengandung gula, ini sama saja Anda mengonsumsi gula berlebihan, tanpa Anda sadari.

Profesor Nutrisi di University of Vermont, Rachel Johnson, Ph.D., M.P.H., R.D. mengatakan ada enam jenis makanan dan minuman yang sebenarnya menyehatkan, namun mereka menyumbangkan asupan gula secara tersembunyi ke dalam tubuh ketika Anda menyantapnya. Berikut enam jenis makanan minuman yang perlu Anda perhatikan dan seimbangkan dengan asupan gula harian:

1. Saus tomat untuk pasta.
Sebenarnya saus tomat untuk pasta yang Anda buat sendiri di rumah, mengandung asupan sayuran yang sehat. Tomat menyehatkan karena mengandung antioksidan yang membantu mengurangi risiko kanker prostat dan payudara.

Namun, setengah cangkir saus tomat untuk pasta siap saji di pasaran mengandung 15 gram gula atau sekitar empat sendok teh. Kalau Anda makan pasta dengan banyak saus tomat, bisa dibayangkan berapa banyak gula yang Anda asup, secara tak langsung, dari hidangan ini. Bukan berarti Anda tak boleh menikmati pasta dengan saus tomatnya. Hanya saja, batasi asupan saus tomat pasta siap saji atau sesuaikan asupan gula harian jika Anda sudah mengonsumsi pasta dan saus tomatnya dalam menu sehari. Agar lebih aman, sebaiknya buat sendiri saus tomat untuk pasta bukan dengan membelinya dengan alasan kepraktisan.

Namun kalau pun Anda ingin membeli saus tomat pasta siap masak, Johnson menyarankan, pilih saus tomat pasta yang mengandung sedikit gula, yakni tiga gram gula tambahan per setengah cangkir saus tomat (sekitar 12 kalori atau 3/4 sendok teh).

2. Dressing salad bebas lemak.

Anda sudah memilih dressing salad bebas lemak dengan maksud menjaga pola makan. Pilihan ini tak salah, namun bisa membawa masalah jika konsumsinya tak menyeimbangkan dengan asupan gula harian.

Dengan kata lain, percuma saja Anda diet dengan memilih makanan bebas lemak, namun asupan gula masih berlebihan. Dressing salad bebas lemak ini boleh jadi menyehatkan, namun kandungan gula dan garamnya patut diperhatikan. Lemak memang disingkirkan dari dressing ini tapi untuk menambah rasa, dimasukkanlah gula dan garam pada dressing salad bebas lemak.

Artinya, jumlah kalori di dressing bebas lemak ini menjadi tinggi lantaran ada kandungan gula di dalamnya. Terkadang, jumlah gula bisa mencapai delapan gram atau dua sendok teh per dua sendok makan dressing.

Agar tetap sehat, Johnson menyarankan sebaiknya pilih dressing mengandung canola atau minyak zaitun yang mengandung gula tambahan.

3. Smoothies.
Hati-hati dengan smoothies, karena satu saji smoothies bisa mengandung gula tambahan sebanyak 38 gram atau 9,5 sendok teh dan 230 kalori per satu botol saji smoothies. Sebaiknya ganti minuman segar ini dengan susu skim senilai 80 kalori, yogurt rasa plain tanpa lemak senilai 110 kalori, atau sirup maple senilai 16 kalori.

4. Saus barbecue.
Kalau Anda gemar memasak makanan dengan barbecue dan menggunakan saus siap masak di pasaran, hati-hati dengan asupan gula darinya. Saus siap masak ini mengandung 12 gram gula atau tiga sendok teh per dua sendok makan takaran saus barbecue.

Kalau ingin lebih sehat, sebaiknya pilih saus barbecue yang mengandung sedikit gula atau kalori atau Anda bisa membuat sendiri saus barbecue dengan jumlah gula yang disesuaikan kebutuhan harian.

5. Sereal dan biskuit gandum.
Makanan jenis ini bermanfaat baik untuk Anda, karena kandungan gandumnya. Namun, jangan salah kaprah saat memilih sereal atau biskuit gandum, perhatikan daftar bahan bakunya. Satu sereal gandum bisa mengandung enam gram gula per satu cangkir saji sereal. Sebaiknya tambahkan buah-buahan saat mengonsumsi sereal gandum. Batasi juga biskuit karena biskuit gandum sekalipun mengandung gula tambahan sekitar empat gram atau satu sendok teh per saji.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2012/08/28/11173667/5.Makanan.Penyumbang.Gula.Tambahan

Agar Sering Bisa Makan Sayur dan Buah

Jadigitu.com ~ Anda pasti sudah sering mendengar betapa penting menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Salah satu unsur yang tak boleh dilewatkan dalam menu makanan adalah sayuran dan buah-buahan. Namun sayangnya, terkadang sulit bagi untuk terus rutin menyisipkan sayur-sayuran dan buah-buahan ke dalam menu makanan Anda sehari-hari.

Heather Mangieri, ahli gizi dan humas dari American Dietetic Association (USDA), memberikan 6 kiat mudah untuk dapat mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah dalam diet sehari-hari.

1. Mulai lebih awal
Untuk mendapatkan jumlah sayuran dan buah-buahan yang direkomendasikan yaitu 5 kali sehari, mulailah dengan memakannya di awal hari, yaitu pada saat sarapan. Cobalah untuk menyisipkan pisang di sereal, atau sayuran di omelet yang disantap saat sarapan, ujar Mangieri.

2. Jangan sembunyikan buah
Jika Anda memiliki stok buah atau pun sayuran, jangan hanya menyimpannya di kulkas ataupun lemari makanan. Pastikan mereka "terlihat" merangsang untuk disantap. Anda dapat meletakkan buah-buahan di meja makan ataupun ruang tengah, dan jangan ragu untuk menjadikan buah sebagai menu camilan.

3. Beku itu baik

Dengan membekukan sayur-sayuran, Anda akan selalu memiliki stoknya di rumah, ujar Mangieri. Selain itu sayur-sayuran beku juga mudah untuk diolah kembali dan mampu disimpan dalam waktu lama. Takut nilai gizinya berkurang? Keri Gans, yang juga humas dari USDA menyatakan bahwa, sayur-sayuran beku biasanya memiliki nilai gizi yang sama dengan sayur-sayuran segar.

4. Saat makan, fokuskan perhatian pada sayuran terlebih dahulu, bukan protein
Cobalah untuk mengisi setengah dari piring dengan sayur dan buah. Sisanya baru isi dengan makanan berkarbohidrat dan protein.

5. Anda dapat meminum buah dan sayuran
Saat ini banyak tersedia minuman-minuman jus yang diperkaya vitamin hingga mencukupi kebutuhan sehari. Menurut USDA produk ini boleh saja diminum, namun tidak setiap hari. Karena sumber vitamin dan mineral yang terbaik tetap berasal dari buah dan sayuran segar. Jangan lupa, sayur dan buah segar mengandung serat yang merupakan bagian dari diet sehat.

6. Jadikan buah sebagai hidangan penutup
Mangieri menyarankan untuk menambahkan buah sebagai hidangan penutup setelah makan besar untuk menggantikan es krim. Bentuknya pun bisa yang sudah diolah seperti selai ataupun es buah tanpa tambahan gula. Selain itu Anda juga dapat membuat buah menjadi smoothie, ditambah dengan yogurt, bukan gula. "Rasa manis dari buah sudah cukup untuk indera perasa kita, sehingga tidak perlu ditambahkan gula lagi," katanya.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/02/17/11543639/6.Kiat.Agar.Selalu.Bisa.Makan.Sayur.dan.Buah

7 Makanan yang Terlihat Berlemak Tapi Sehat

7 Makanan yang Kelihatannya Berlemak Tapi SehatJadigitu.com ~ Kaum wanita banyak yang heboh ingin diet terus-terusan. Namun, terkadang wanita melupakan dietnya dan merasa bersalah setelahnya. Sebenarnya, ada sejumlah makanan yang kelihatannya berlemak namun ternyata sehat untuk tubuh.

Melacak makanan yang baik untuk Anda atau tidak menjadi pekerjaan yang menjengkelkan. Apalagi jika media banyak yang mengulas makanan sehat yang bagus untuk diet, tapi tiba-tiba sebuah penelitian mengatakan kalau makanan itu buruk.

Kurangi stres Anda tentang makanan yang tidak sehat dan temukan 7 makanan ini yang tampaknya sehat dan cukup baik dikonsumsi seperti dikutip Magforwomen, Selasa (12/2/2013).

1.Cokelat
Kelemahan dari kebanyakan wanita adalah cokelat. Perempuan dan cokelat memiliki hubungan yang tidak biasa, di satu sisi wanita lemah ketika melihat cokelat, di sisi lain wanita mendapatkan peringatan sinyal di otaknya untuk tidak menyentuhnya karena bisa menambah berat badan.

Secara ilmiah telah membuktikan bahwa memakan sepotong atau 2 potong dark chocolate (cokelat hitam) setiap hari, melindungi Anda terhadap gangguan jantung dengan mengurangi kemungkinan peradangan darah, dan mengalami stroke.

2. Anggur
Beberapa penelitian membuktikan menyeruput segelas anggur atau setengahnya setelah malam, terutama anggur merah sebenarnya baik untuk Anda. Minuman ini berisi kolesterol baik seperti antioksidan dan resveratrol yang memberikan perlindungan terhadap kerusakan arteri.

3. Kentang
Karbohidrat dan pati menjadi bagian dari 7 nutrisi yang penting dan esensial yang dibutuhkan tubuh. Hanya karena digoreng panas, kentang tak membuktikan tidak sehat, jika itu kaya serat dan memberikan energi untuk tubuh Anda.

4. Pisang
Sama seperti telur dan daging, pisang dianggap makanan pembangun tubuh setelah salah dikaitkan menjadi wadah lemak. Sama seperti buah-buahan lainnya, pisang juga baik untuk kesehatan Anda dan memberikan kontribusi untuk umur panjang serta imunitas yang lebih tinggi.

Hanya karena memiliki tingkat yang lebih tinggi sukrosa, dan enak dibanding sebagian besar buah, tidak membuatnya tidak sehat sama sekali.

5. Daging merah
Besi, protein, seng, vitamin B-12 dan banyak nutrisi lainya yang hadir dalam daging merah. Hal ini diasumsikan tidak sehat karena kontribusinya yang membuat kadar kolesterol tinggi yang mengarah ke gangguan jantung.

Jika Anda makan daging merah dalam jumlah yang terbatas, tidak setiap hari, tapi mengatakan sebagai alternatif harian, ini bisa bertindak sebagai aset bagi tubuh Ana.

6. Alpukat
Alpukat telah banyak disalahpahami sejak lama. Orang merasa kandungan lemak dari alpukat tinggi dan ini membuat orang tak mau mengonsumsinya.

Pertama, ini adalah buah dan sayur yang tak seperti dengan beredarnya kesalahpahaman. Dan kedua, alpukat bukan makanan yang tidak sehat karena dilengkapi dengan berbagai zat gizi yang sehat dengan vitamin.

7. Telur
Orang sering salah paham kalau telur terlalu tinggi protein, padahal dengan tingginya protein bisa baik untuk pembangun tubuh.

Telur dikemas dengan vitamin, mineral, dan protein. Jika Anda menderita gangguan jantung, makan hanya putih telur akan memberikan keajaiban bagi Anda dengan menjaga berat badan. Namun, orang yang tak memiliki masalah seperti itu harus mengonsmsi 2 butir telur per hari untuk diet sehat dan seimbang secara menyeluruh.(Mel/Igw)
 
Sumber: http://health.liputan6.com/read/509835/7-makanan-yang-kelihatannya-berlemak-tapi-sehat

Jurus Makan Sehat 4 J untuk Orang Indonesia

Jurus Makan 4 J untuk Orang Indonesia Agar Selalu Sehat
Jadigitu.com ~ Pola makan yang sehat harus dimulai dari diri sendiri. Keinginan yang kuat untuk memiliki gaya hidup yang sehat, pola makan yang baik ternyata penting bukan hanya untuk membuat tubuh prima tapi juga membuat tubuh rentan penyakit.

Kunci hidup sehat bisa dimulai dari makan makanan yang sehat. Seperti yang diungkapkan spesialis gizi, Dr. Samuel Oetoro,Ms, SpGK dalam peluncuran buku 'Smart Eating' di Jakarta (13/2/2013) mengatakan kalau ada banyak sekali makanan yang tidak kita sadari ternyata tidak sehat.

"Seperti isu kerupuk yang saat ini beredar karena mengandung plastik, kalaupun kerupuk tidak mengandung plastik, makanan ini mengandung trans lemak yang tinggi. Sama halnya dengan seafood yang tidak sehat karena mengandung kolesterol yang tinggi," kata Samuel.

Dalam bukunya, Samuel menjelaskan 4 kunci sehat atau jurus 4 J yang bisa diterapkan orang Indonesia di rumahnya:

1. Jumlah

Jumlah makanan yang dikonsumsi harus sesuai kebutuhan. Tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Bagi seseorang dengan berat badan berlebih yang ingin mengurangi porsi makannya bisa mengurangi 1/4 porsi makan dari biasanya. Bila Anda ingin menambah berat badan, sebaliknya tambahkan 1/4 porsi dari kebiasaan makan Anda.

2. Jadwal
Jadwal makan harus dilakukan 3x sehari. kecuali bagi penderita maag, setidaknya makan boleh 5x sehari tapi dengan porsi yang kurang dari biasanya.

"Makan sering tapi porsinya jangan terlalu banyak. Tetap kurangi porsi makan banyak dalam sehari," katanya.

3. Jenis
Jenis makanan yang dikonsumsi harus bervariatif dan kaya nutrisi. Pilih makanan yang kaya nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral.

4. Jurus memasak
Cara memasak dan mengolahnya juga penting untuk pola gaya hidup sehat. Kurangi bahan penyedap masakan seperti MSG, gula atau bahan makanan olahan lain sehingga Anda bisa tetap sehat.

Buku ini menurut Samuel akan membantu pembacanya untuk sadar akan pentingnya kesehatan mengingat banyaknya kasus kematian akibat penyakit jantung di Indonesia. Penyebab kematian sebebanrnya beragam seperti pola makan buruk, stres, kurang tidur, malas bergerak dan lingkungan perokok. (Fit/Igw)
  
Sumber: http://health.liputan6.com/read/511643/jurus-makan-4-j-untuk-orang-indonesia-agar-selalu-sehat

Lebih Baik Dimasak atau Dimakan Mentah?

Jadigitu.com ~ Bagi sebagian orang, sayuran mentah terasa lebih nikmat ketimbang dimasak. Namun, yang lain merasa lebih aman untuk menyantapnya saat sudah dimasak. Rupanya, sejumlah sayuran ada sebaiknya disantap ketika masih segar dan ada pula yang mesti direbus terlebih dulu semata-mata demi kesehatan tubuh.

Segar memang baik, tetapi ada kalanya makanan yang dimasak lebih baik bagi sistem pencernaan. Menurut para peneliti Italia, memasak (tergantung metodenya) dapat menjaga dan kadang mendongkrak nilai nutrisi dari sayur.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa mereka yang menjalani diet ketat makanan mentah memiliki kadar likopen di bawah rata-rata.

Likopen adalah antioksidan yang memberi warna merah pada sejumlah buah dan sayur. Selain itu, likopen memiliki bahan antikanker poten dan penurun kolesterol.
Dijelaskan oleh Sharon Natoli, dietisi dari Food and Nutrition Australia, "Tomat yang dimasak terlebih dulu menjadi sumber likopen yang lebih baik daripada yang dimakan mentah."

Apa sebabnya?
"Karena proses memasak akan membantu memecah dinding sel tumbuhan, membuat nutrisi yang terkandung di dalamnya lebih mudah tersedia bagi sistem pencernaan," katanya.
Meski demikian, beberapa sumber makanan lebih baik bila dikonsumsi saat segar. Pasalnya, sejumlah nutrisi dapat rusak saat terpapar panas.

"Beberapa nutrisi, seperti vitamin C, sangat sensitif terhadap panas. Maka, semakin lama proses memasak, zat gizi kian rentan untuk rusak," imbuh Sharon, seperti dikutip Good Health.

Dengan fakta itu, Sharon pun memberi saran untuk menggabungkan sayur mentah dan dimasak supaya nilai nutrisinya menjadi optimal.

Bawang putih
Potong-potong dan diamkan terlebih dulu sebelum dimasak. Bawang putih mengandung allicin yang memiliki kemampuan melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung. Nah, memasak akan menonaktifkan enzim yang dibutuhkan untuk mendorong allicin.

Kecuali Anda suka mengunyahnya dalam kondisi mentah, peneliti AS merekomendasikan mencincangnya terlebih dulu dan mendiamkan sekitar 10 menit sebelum dimasak. Cara ini membuat enzim bekerja sebelum panas merusaknya.

Bayam
Masak dulu sebelum disantap. Bayam termasuk sayur kaya kalsium. Namun, bayam juga tinggi oksalat, yang bisa menghambat aksesibilitas kalsium. Untungnya, proses memasak dapat mengurangi kadar oksalat tersebut dan di sisi lain meningkatkan kandungan lutein.

Setengah cangkir bayam yang suclah dimasak mengandung 6,3 mg lutein, sedangkan secangkir bayam mentah hanya mengandung 3,6 mg.

Brokoli
Santap mentah atau setelah dikukus sebentar. Brokoli, seperti disebutkan pada sejumlah penelitian, mengandung sulforafane, bahan kimia yang bertindak sebagai antikanker

Sayangnya, proses memasak yang terlalu panas akan merampas bahan kimia tersebut. Panas akan merusak enzim dalam brokoli yang disebut mirosinase.

Jagung
Dimasak, kalau bisa agak lama, sebelum dimakan. Penelitian menunjukkan, semakin lama jagung dimasak, semakin banyak kandungan antioksidannya. Dari 22 persen meningkat setelah 10 menit dipanaskan, dan hingga lebih dari dua kali lipatnya setelah 50 menit pemasakan.

Proses memasak ini akan melepaskan antioksidan spesifik dan sulit dijumpai, yaitu asam ferulik yang membantu melawan kanker. Para periset juga menjumpai peningkatan hingga 900 persen setelah dimasak lebih dari 50 menit.

Selain proses pemasakan, jagung kalengan juga memiliki kandungan antioksidan lebih baik ketimbang jagung segar.

Kubis
Makan mentah atau dimasak sebentar. Studi menunjukkan, perempuan yang mengonsumsi empat porsi atau lebih kol kubis mentah atau yang dimasak sebentar seminggu selama remaja, 72 persen lebih sedikit mengalami kanker payudara dibandingkan dengan yang hanya mengonsumsi satu atau dua porsi seminggu. Konsumsi kol selama dewasa juga memberi efek perlindungan.

Untuk mendapat efek lebih tinggi, pilih kubis ungu ketimbang kol putih. Kubis ungu memiliki aktivitas antioksidan enam kali lebih tinggi daripada yang putih kehijauan.   

Tomat
Santap usai dimasak dengan minyak zaitun. Proses memasak akan mendongkrak likopen dalam tomat. Para ahli di AS menyebutkan bahwa terpapar panas selama dua menit akan melipatgandakan jumlah likopen dalam tomat. Sementara dimasak selama satu jam akan meningkatkan kadar likopen hingga 164 persen.

Tambahan minyak zaitun akan memberi manfaat lebih. Peneliti di Melbourne, Australia, menjumpai bahwa minyak zaitun secara nyata meningkatkan jumlah likopen yang diserap selama proses pencernaan.

Satu hal yang pedu diperhatikan, sebaiknya tidak menyimpan tomat dalam kulkas. Studi di Selandia Baru menunjukkan, tomat yang disimpan pada suhu 25 derajat celsius, setelah 10 hari, mengandung likopen dua kali lebih banyak daripada yang disimpan pada suhu sekitar 7 derajat celsius.

Wortel
Santap bila sudah dimasak. Menurut penelitian di Arkansas, AS, wortel yang sudah dimasak mengandung antioksidan 34 persen lebih banyak ketimbang yangn masih mentah. Selain itu, kandungan falkarinol, komponen dengan bahan antikanker, lebih banyak.

Hal ini seperti dijelaskan pada penelitian di UK's Newcastle University, karena wortel yang sudah dimasak, komposisinya berubah. Wortel yang sudah dimasak akan kehilangan kemampuannya dalam menahan air. Akibatnya, konsentrasi falkarinol meningkat.

Saran para ahli, masak wortel dalam keadaan utuh.Trik ini akan membuat kandungan falkarinolnya 25 persen lebih banyak.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2011/07/26/14092097/Lebih.Baik.Dimasak.atau.Dimakan.Mentah.

⇨
 
Oh-Gitu © 2012 | Template By Arsip Sehat myfriend: Blog Asalasah | Asalasah.net | BigCendol | egp