Olahraga Sebelum Sarapan Lebih Efektif Bakar Lemak

Jadigitu.com ~ Jika Anda telah mencoba berbagai cara untuk menurunkan berat badan, tetapi belum menunjukkan hasil yang diinginkan, mungkin Anda perlu mengubah strategi diet. Cobalah langkah sederhana dan efektif seperti berolahraga sebelum sarapan.

Sebuah studi baru menemukan bahwa orang yang berolahraga pagi sebelum makan lebih mudah membakar lemak tubuh hingga 20 persen lebih dari yang lain. Para peneliti berusaha untuk mengetahui bagaimana pengaruh olahraga terhadap tubuh setelah perut tidak kemasukan makanan apapun semalaman dan meningkatknya nafsu makan di pagi hari.

Para ilmuwan dari University of Northumbria di Newcastle meminta 12 pria sehat untuk melakukan olahraga berjalan di treadmill pada pukul 10 pagi. Peserta tersebut dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang telah sarapan dan kelompok yang belum sarapan ketika berolahraga.

Setelah selesai berolahraga, peserta diberi milkshake cokelat untuk memulihkan tenaga. Kemudian disajikan makan siang untuk peserta berupa pasta dan peserta diminta untuk makan sampai dirinya merasa benar-benar kenyang.

Peneliti lalu menghitung jumlah energi dan lemak yang dikonsumsi oleh peserta saat makan siang, serta memperhitungkan jumlah energi dan lemak yang dibakar selama olahraga pagi.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga yang dilakukan setelah sarapan dapat meningkatkan nafsu makan di siang hari untuk mengimbangi aktivitas sebelumnya," kata Emma Stevenson, pemimpin penelitian, seperti dilansir health.india, Sabtu (26/1/2013).

Sedangkan orang yang berolahraga dalam keadaan perut kosong berhasil membakar lemak hampir 20 persen lebih banyak dari orang yang telah mengambil sarapan sebelum berolahraga. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa berolahraga saat perut kosong lebih efektif menurunkan berat badan.
Sumber: http://health.detik.com/read/2013/01/26/080724/2152698/766/olahraga-sebelum-sarapan-lebih-efektif-membakar-lemak

Cobalah Tips Ini Agar Diet Anda Sukses

http://www.jadigitu.com/2013/02/cobalah-tips-ini-agar-diet-anda-sukses.html
Jadigitu.com ~ Diet yang dilakukan dengan benar dan konsisten tentu akan memberikan hasil yang diharapkan. Nah, agar diet Anda sukses, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dan dicoba.

Berikut ini beberapa tips diet yang dihimpun detikHealth dari berbagai sumber, Rabu (30/1/2013):

1. Jadikan Diet Sebagai Gaya Hidup
Agar bisa menjalani diet dengan senang dan tujuan diet bisa tercapai, sebaiknya menjadikannya sebagai gaya hidup. Diet tidak akan membuat orang menderita, maka itu makanlah makanan yang enak untuk diet asal mematuhi kaidah-kaidah diet.

"Belajar dari orang-orang yang diet sehat, hidup di lingkungan positif, dan diet dengan mengonsumsi makanan yang enak. Utamakan mikronutrien yang biasa berasal dari buah-buahan, protein dan karbohidrat," kata praktisi kesehatan dr Phaidon saat dihubungi detikHealth.

2. Jangan Makan Cemilan Langsung dari Toples
Dikutip dari buku Cara Benar Diet yang disusun oleh Anita Kamal, sebaiknya Anda tidak makan makanan cemilan langsung dari toples. Lebih baik Anda mengambil makanan segenggam atau taruh di piring kecil. Dengan demikian Anda tidak kalap. Gunakan pula piring kecil saat makan untuk menghindari mengambil makanan berlebihan.

3. Catat Apa yang Dimakan
Ada baiknya Anda mencatat apa saja yang Anda makan, lalu lihatlah kembali catatan tersebut setiap pekan. Dari situ Anda akan tahu benar apakah Anda makan makanan bergizi dan jenis makanan yang diasup.

4. Bawa Botol Minum
Membawa botol air minum ke mana-mana adalah kebiasaan yang baik. Dengan demikian Anda akan terhidrasi dengan baik. Membawa bekal air putih dalam botol minuman juga menghindarkan Anda sembarangan membeli minuman yang bikin tubuh melar.

5. Menyikat Gigi
Jika keinginan untuk ngemil muncul, segeralah sikat gigi Anda. Sebab usai menyikat gigi, rasa makanan tidak selezat sebelumnya. Pada malam hari juga rajin-rajinlah menggosok gigi sebagai pertanda bahwa waktu makan sudah habis.

6. Bawalah Bekal Makan Siang ke Kantor
Untuk menghindari makan berlebihan, sebaiknya Anda membawa bekal makan siang sendiri. Selain porsinya disesuaikan dengan kebutuhan diet, bekal makan siang tidak akan membuat Anda lapar mata karena Anda akan makan di kantor dan bukan di tempat jualan makan. Apalagi jika Anda makan beramai-ramai di restoran, ada kecenderungan untuk makan lebih banyak.

7. Mencoba 2 Pekan Tanpa Gula
Anda punya kebiasaan menambahkan gula pada teh ataupun kopi yang Anda minum? Mulai sekarang cobalah untuk menutup rapat-rapat tempat gula. Cobalah dua pekan tanpa gula, dan Anda akan menyadari bahwa nafsu makan akan berkurang.

8. Makanlah Perlahan
Dengan makan perlahan-lahan maka perut akan lebih cepat merasa kenyang. Dengan demikian selera dan porsi makan akan berkurang. Untuk makan perlahan-lahan dan tidak langsung banyak saat menyuap, mungkin Anda bisa memanfaatkan sumpit. Trik lainnya, letakkan sendok dan garpu saat Anda mengunyah makanan. Sebelum menelan makanan, bersabarlah untuk menambahkan beberapa kunyahan.
 
Sumber: http://health.detik.com/read/2013/01/30/170159/2156691/775/cobalah-tips-ini-agar-diet-anda-sukses?l993303755

Hal Yang Jadi Penentu Kecerdasan Anak

http://www.jadigitu.com/2013/02/hal-yang-jadi-penentu-kecerdasan-anak.htmlJadigitu.com ~ Setiap orang tua tentu ingin mempunyai anak yang cerdas dan sehat. Memberikan gizi yang optimal adalah salah satu caranya. Namun sebenarnya apa saja faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak?

Ahli gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Saptawati Bardosono menuturkan, ada banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan seorang anak termasuk di antaranya gizi.  "Bukan rahasia lagi, gizi yang baik adalah kunci kecerdasan bagi anak. Namun itu bukan satu-satunya," ungkapnya di sela-sela acara Dancow Parenting Centre Kamis (31/1/2013) di Jakarta.

Secara umum, lanjutnya, ada dua faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak secara umum yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal merupakan faktor genetika, sedangkan faktor eksternal yang merupakan lingkungan, meliputi nutrisi, stimulasi, aktivitas fisik, dan upaya penjagaan kesehatan. 

"Itulah mengapa ada anak yang mungkin gizinya kurang baik namun tetap cerdas," kata dokter dengan sapaan akrab Tati ini.

Ia menjelaskan, meskipun dua faktor tersebut sama-sama berpengaruh, namun faktor internal yaitu faktor genetik memiliki kontribusi yang relatif kecil yaitu hanya sekitar 5 persen. Sedangkan faktor eksternallah yang berperan besar yaitu sekitar 95 persen.

"Jadi bukannya mustahil kalau orang tuanya kurang cerdas, namun anaknya bisa cerdas," ungkapnya.

Menyoal ungkapan, "jika ingin anaknya cerdas, ibunya juga harus cerdas", Saptawati mengatakan hal itu ada benarnya. Sebab, pada tubuh seorang ibu-lah anak "dititipkan" saat dalam kandungan. Namun, bukan berarti ayah tidak berperan dalam membentuk kecerdasan bayi. "Ibu dapat membuat anaknya sehat dan cerdas pun tidak terlepas dari peran ayah yang menjaga istrinya saat mengandung. Dan tentu saja merawat anak saat anak sudah lahir," jelasnya.

Kecerdasan anak, kata Saptawati, juga sangat bergantung pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak masa dalam kandungan hingga usia balita. Maka dari itu, untuk membentuk anak yang cerdas, perlu adanya suatu persiapanan dari orang tua sejak awal merencanakan kehamilan, pungkasnya.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/01/31/16461290/Apa.Saja.Penentu.Kecerdasan.Anak.

Keranjingan Gadget, Bikin Anak Jadi Cepat Bosan

http://www.jadigitu.com/2013/02/keranjingan-gadget-bikin-anak-jadi.html
Jadigitu.com ~ Di era teknologi yang berkembang pesat seperti sekarang, para orang tua perlu menjaga anak-anak agar terhindar dari dampak negatif, namun juga tetap mendapat dampak positifnya.
Ketertarikan inilah yang membuat kehidupan nyata menjadi membosankan bagi anak-anak
-- Ratih Ibrahim, psikolog
Menurut psikolog senior Ratih Ibrahim, para orang tua perlu membiarkan anak untuk tetap melek teknologi, tetapi tidak serta merta membebaskan mereka dalam penggunaan teknologi. Salah satu contoh sederhana adalah penggunaan gadget seperti ponsel, tablet ataupun laptop.

Ratih berpendapat, orang tua tetap perlu membuat pembatasan pada penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, penggunaan yang tidak terkendali akan sangat berpengaruh terhadap konsentrasi anak.

"Ibarat ikan, dulu kita hidup di air tawar. Seiring perkembangan zaman, saat ini kita hidup di air payau. Kita tidak bisa memaksakan anak untuk menjalani gaya hidup di air tawar, karena mereka sudah dilahirkan di air payau," ungkapnya, Kamis (31/1/2013) di Jakarta. .

Artinya, para orang tua perlu membiarkan anak untuk tetap akrab dengan teknologi, tetap dengan menerapkan peraturan dan pembatasan. Karena jika tidak, yang dikhawatirkan Ratih adalah anak-anak akan lebih tertarik dengan gadget dan tidak tertarik dengan kehidupan nyata.

Layar gadget yang berkedip dengan cepat dapat menstimulasi otak anak-anak untuk merasa tertarik. Ketertarikan inilah yang membuat kehidupan nyata menjadi membosankan bagi anak-anak, jelas Ratih.

Oleh karenanya, kata  dia, perlu adanya pembatasan oleh para orang tua dalam penggunaan gadget. "Beri pengertian pada anak Anda bahwa fungsi gadget adalah untuk berkomunikasi sehingga penggunaannya perlu dibatasi," ujarnya.

Hal ini juga berlaku bagi orang tua, karena orang tua adalah role model bagi anak. "Jangan sampai orang tua melarang anak menggunakan gadget namun tidak membatasi gadget untuk diri mereka sendiri," ungkap psikolog lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini.

Namun terkadang, ada pula orang tua yang malah mengalihkan perhatian anak dengan gadget karena tak ingin anaknya bergerak terlalu aktif. Padahal menurut Ratih, bergerak aktif adalah salah satu proses alamiah anak dan tak perlu dialihkan dengan penggunaan gadget.

"Anak-anak memang tipikalnya tidak bisa diam, biarkan saja, nanti juga ada masanya mereka tidak terlalu aktif. Malah begitu yang bagus, jangan dilarang, apalagi dialihkan dengan gadget," pungkas Ratih. 

Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/01/31/18392830/Keranjingan.Gadget.Anak.Bisa.Jadi.Pembosan

Banyak Obat Bisa Bikin Pengobatan Tak Tepat

Jadigitu.com ~ Terserang batuk? Terserang pilek? Jika kita ke dokter bisa-bisa pulang membawa sekantong penuh obat. Obat untuk bermacam gejala mulai dari pilek, batuk, pusing, atau sakit kepala serta berbagai keluhan gangguan kesehatan lain. Dua hari kemudian, kita merasa segar lagi, merasa diri sembuh. Benarkah demikian?

Penelitian Yayasan Orangtua Peduli menemukan, pada praktiknya, banyak dokter justru mendorong penggunaan obat tidak rasional (irrational use of drugs/IRUD), bukannya mendorong praktik penggunaan obat secara rasional (rational use of medicine/RUM).

Dokter anak Wiyarni Pambudi dalam Seminar Smart Parents, Healthy Children, Happy Family di sekolah untuk Prasekolah Saraswati, Sabtu (26/1), mengatakan, ”Banyak resep yang ’gawat’.”

Resep-resep gawat tersebut tulisannya demikian sulit dibaca sehingga rawan salah baca. Jumlah obatnya banyak pula. Wiyarni mengingatkan, semua obat memiliki efek samping.

Ada beberapa jenis keluhan gangguan kesehatan yang bersifat self limiting. Artinya, gangguan kesehatan itu bisa sembuh hanya dengan daya tahan tubuh sendiri. ”Batuk, pilek, diare, dan luka ringan bersifat self limiting. Perlu waktu satu minggu hingga dua minggu untuk sembuh,” ujar Wiyarni.

Obat berfungsi ”topeng”
Pada praktiknya, banyak ditemukan bahwa obat yang diberikan sebagian di antaranya bukan berfungsi menyembuhkan penyakit, melainkan hanya berfungsi sebagai ”topeng”. Pasien terlihat sehat, padahal sebenarnya obat hanya ”menutupi” kondisi sebenarnya.

Misalnya, diberi steroid yang berfungsi sebagai doping. Karena minum steroid, pasien terlihat segar, padahal sebenarnya ia masih sakit. Hasil senada didapatkan jika pasien meminum antihistamin.

”Obat antialergi diberikan untuk pasien dengan keluhan batuk. Efek antihistamin adalah mengantuk. Alhasil, anak tampak tenang, tidak rewel.... Itu dikira sudah membaik, padahal belum,” tutur Wiyarni.

Sementara itu, bagi anak-anak, sakit batuk-pilek merupakan gangguan kesehatan paling sering. ”Sakit anak-anak sebenarnya merupakan mekanisme alamiah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka,” ungkapnya.

Sistem kekebalan tubuh bayi saat dalam rahim masih ikut sang ibu. Selain gangguan kesehatan, sistem kekebalan tubuh juga terbangun melalui pemberian air susu ibu (ASI). Menurut Nia Umar dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), sistem kekebalan tubuh anak yang mendapat ASI akan lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak mendapat ASI.

Pendorong RUM  
Definisi penggunaan obat secara rasional (RUM), menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975, mencakup unsur-unsur: pasien mendapatkan pengobatan sesuai kebutuhan klinis, dosis obat yang diberikan sesuai kebutuhan setiap individu selama periode waktu yang tepat, dan harga murah.

Menurut Wiyarni, agar semua syarat tersebut terpenuhi, dokter harus memenuhi kewajibannya mengedukasi pasien. Pasien harus paham soal diagnosis (soal kondisi pasien saat itu), prognosis (kemungkinan yang bakal terjadi terkait penyakit pasien), serta menjelaskan soal terapi yang dilakukan.

Di sisi lain, pasien seharusnya mengetahui juga hak-haknya. Hak-hak terkait konsultasi dengan dokter, di antaranya hak mendapat informasi jelas mengenai indikasi penyakitnya, informasi terkait efek samping obat, informasi terkait cara kerja obat, dan hak untuk meminta obat generik yang murah.

Wiyarni yang menjabat Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara tersebut menegaskan, ”Pasien harus proaktif, mencari informasi untuk pencegahan salah obat. Yang punya bayi, misalnya, sebaiknya punya buku data obat.”

Yang pasti, RUM bertujuan untuk melindungi pasien dari pemberian obat berlebihan, kesalahan pengobatan, atau rendahnya upaya mengobati. ”Pada intinya, obat adalah racun,” ungkap Wiyarni. Banyak obat, belum tentu tepat.


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/01/31/08243641/Banyak.Obat.Bisa.Tak.Tepat

7 Ramuan Alami untuk Menambah Libido

Jadigitu.com ~ Jauh sebelum ditemukan obat penambah gairah, seperti viagra dan sejenisnya, sejarah manusia mencatat beberapa jenis bahan pangan dan minuman yang dipercaya mampu mendongkrak gairah seks, yakni asparagus, kopi, dan ginseng. Bahkan, ada camilan penambah gairah yang perlu dicoba.

Ritual bercinta merupakan saat-saat menyenangkan bagi semua pasangan. Sepintas kecupan bibir atau sedikit usapan di tengkuk sudah cukup membakar libido atau api gairah untuk bercinta. Namun, bila sudah menjadi rutinitas, bisa jadi akan muncul komentar, "Wah, kok itu lagi, itu lagi!”

Jika sudah begitu, semua pasangan tentu perlu lebih kreatif untuk mengeksplorasi daya imajinasinya. Mencoba berbagai gaya bercinta ala kamasutra bisa sangat menantang dan menggairahkan. Mungkin itu solusi yang bisa dipilih, tetapi "gaya aneh" bukan tidak mungkin justru memicu masalah.

Ada cara yang lebih sederhana tetapi berefek tak kalah dahsyat, yakni memilih beberapa jenis bahan pangan atau minuman yang bisa mendongkrak gairah seksual. Asparagus, cabai merah, cokelat, kopi, ginkgo, ginseng, dan tiram dipercaya mampu menjadi viagra alami untuk meningkatkan laju gairah dan libido. 

Berikut uraian lengkapnya:

1. AsparagusSayuran istimewa ini terbukti sebagai pemasok vitamin E yang potensial. Vitamin E sering kali dihubungkan dengan peningkatan produksi hormon seksual. Selain lezat diolah menjadi beragam masakan, asparagus juga mempunyai kandungan gizi yang sangat baik. Selain vitamin E, asparagus juga mengandung mineral, kalsium, potasium, serta vitamin A dan D.

Sayuran ini rendah kalori, baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang menjalani terapi diet. Kandungan seratnya sangat tinggi. Serat dalam asparagus mampu mengikat zat karsinogen penyebab kanker, juga membantu kelancaran proses pencernaan tubuh, sehingga Anda terbebas dari gangguan sembelit atau susah buang air besar.

Beberapa lembaga ilmiah telah melakukan uji klinis terhadap asparagus. Terbukti sayuran ini mampu meningkatkan kesuburan pria. Kandungan asam amino asparagines merangsang ginjal membuang sisa metabolisme tubuh. Zat aktif lainnya dipercaya meningkatkan sirkulasi darah dan membantu melepaskan deposit lemak dalam dinding pembuluh darah. Sangat baik dikonsumsi mereka yang berjerawat, menderita eksim, serta menderita gangguan ginjal dan prostat.

Cara terbaik memasak asparagus adalah dengan mengukusnya agar rasa dan vitaminnya tidak hilang. Hati-hati, jangan memasak terlalu lama agar rasanya tidak berubah menjadi pahit. Sebelum dimasak, cuci dahulu di bawah air yang mengalir, lalu patahkan bagian bawahnya yang keras.

2. Cabai MerahBisa jadi rasa cabai merah adalah analogi yang pas untuk menggambarkan libido yang selalu menyala atau hot. Kaya dengan kandungan capsaicin, yakni senyawa kimia yang mempu memberikan rangsangan positif pada kerja saraf sehingga mampu meningkatkan kerja aliran darah dan meredam rasa sakit pada sendi.

Tahun 1997, Dr Michael Catherine, ilmuwan Amerika Serikat dari Jurusan Farmakologi Sel dan Molekul Universitas California, San Francisco, meneliti kandungan kimia cabai yang disebut sebagai capsaicin. Penelitan menghubungkan rasa pedas cabai dengan meningkatnya gairah karena stimulan capsaicin.

Meski bermanfaat mendongkrak libido, sebaiknya konsumsi cabai dibatasi, terlebih bagi mereka yang memiliki masalah dengan pencernaan, lambung, dan gangguan usus. Manfaatkan cabai dalam bentuk sambal yang dicampur lalapan atau tomat segar.

3. CokelatSudah sejak lama cokelat diidentikkan sebagai camilan yang mampu meningkatkan gairah dan libido, baik laki-laki maupun perempuan. Alasannya, karena cokelat mengandung phenylethylamine, senyawa alami antidepresi dan stimulan andrenalin yang sering disebut dengan "molekul cinta".

Cokelat dikenal oleh penggemarnya lebih "asyik" daripada ciuman paling hot sekalipun. Studi yang dilakukan para peneliti Inggris ini meyakini satu hal, membiarkan cokelat meleleh di mulut terbukti mampu meningkatkan detak jantung dan lebih mendongkrak gairah daripada berciuman. Kesimpulan ini diungkapkan David Lewis, psikolog dari The Mind Lab Amerika.

Studi ini melibatkan 12 sukarelawan dengan kisaran usia 25-an. Mereka diminta mengenakan monitor jantung dan elektroda yang dipasang di kepala, untuk mengukur detak jantung dan aktivitas otak. Para peneliti kemudian menganalisis hasil rekaman aktivitas otak dan detak jantung sukarelawan.

Hasilnya, ciuman penuh nafsu sekalipun tak bisa menandingi gairah yang didapat saat cokelat meleleh di dalam mulut. Rangsangan yang diciptakan saat cokelat meleleh di dalam mulut terbukti bisa mengirim sensor ke semua wilayah otak jauh lebih intens dibandingkan dengan sensasi yang timbul saat berciuman.

Studi tentang cokelat hitam dan gairah seksual juga pernah dilakukan oleh Dr Andrea Salonia. Dalam pertemuan European Society for Sexual Medicine, akhir tahun lalu, peneliti berkebangsaan Italia ini menyatakan bahwa cokelat mampu membuat mood lebih terpenuhi karena diprediksi mengandung lebih dari 300 substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, terobomin, dan phenylethylamine (stimulan yang terkait dengan amfetamin), yang terbukti bisa menaikkan minat dan fungsi seksual.

4. KopiSemua orang tahu, kopi asli mengandung kafein tinggi. Penggunaan dalam jumlah terbatas, (tak lebih dari dua cangkir sehari) kafein juga dihubungkan dengan rangsangan seksual dan energi.

Para peneliti dari Southwestern University, Texas, AS, mengungkapkan bahwa kopi dapat mendongkrak libido perempuan. Untuk mendapatkan manfaat itu, Anda tak perlu jadi pencandu kopi. Bagi sebagian orang yang tidak tahan efek kafein kopi, disarankan untuk memilih kopi jenis cappuccino atau moka. Bila suka, tambahkan sedikit susu atau madu.

5. GinkgoHerba yang satu ini sangat populer dan sering dihubungkan dengan kemampuannya memperbaiki daya ingat. Secara khusus dalam kehidupan seks, ginkgo berfungsi sebagai antidepresan atau membuat jadi rileks.

Ginkgo memiliki kamampuan meningkatkan aliran darah guna membantu memelihara ereksi yang sempurna. Menurut Journal of Sex Education and Therapy, sebuah studi yang melibatkan sejumlah pria impoten, bahwa konsumsi ginkgo biloba menunjukkan efek positif setelah enam minggu. Setelah enam bulan, separuh dari responden mendapatkan ereksi mereka kembali.

Secara umum, penggunaan ginkgo dalam bentuk ekstrak untuk dijadikan campuran bahan minuman penghangat atau ramuan lainnya. Ekstrak ginkgo bisa didapat di toko obat tradisional dan sinse.

6. GinsengHampir sama dengan ginkgo, herba rimpang ini merupakan tonik bagi tubuh untuk memproduksi nitric oxide, senyawa kunci dalam proses terjadinya ereksi. Ada tiga jenis ginseng, yaitu ginseng china atau korea yang disebut ginseng asia (Panax ginseng); ginseng amerika (Panax quinquefolius), dan ginseng siberia (E. senicosus).

Orang China percaya, ginseng berkhasiat menambah kekebalan tubuh, meningkatkan gairah seksual, fungsi otak, menambah energi, vitalitas, dan stamina. Ginseng juga memperlancar aliran sirkulasi darah.  Ginseng tersedia dalam bentuk teh yang dapat diminum bersama susu, gula, madu, atau campuran jus.

7. TiramBisa jadi inilah jenis seafood (makanan laut) yang layak disebut camilan menggairahkan atau sensual snack. Di kalangan masyarakat luas, tiram sudah lama terkenal sebagai peningkat libido pria.

Kandungan sengnya yang tinggi bisa meningkatkan produksi sperma dan hormon testosteron pada tubuh pria. Bukan hanya itu, tiram juga mengandung dopamin, hormon yang akan mendorong kepuasan seksual.

Cara memasaknya: cuci dan bersihkan cangkang tiram dari berbagai kotoran dengan air mengalir. Keluarkan isinya dan letakkan di atas es. Jika suka, bisa percikan sedikit perasan lemon. Tiram pun siap dinikmati. Jika tak suka dalam bentuk mentah, tiram dapat direbus atau dikukus


Sumber: http://health.kompas.com/read/2013/01/27/2035137/7.Yang.Alami.untuk.Menambah.Libido

 
Oh-Gitu © 2012 | Template By Arsip Sehat myfriend: Blog Asalasah | Asalasah.net | BigCendol | egp