4 Hewan Menjijikkan Namun Memiliki Manfaat

Jadigitu.com ~ Beberapa jenis serangga dibenci karena menjijikkan dan kadang-kadang menularkan kuman penyebab berbagai penyakit mematikan. Di sisi lain, ternyata keberadaannya memberikan manfaat tertentu bagi ekosistem global.
http://www.jadigitu.com/2012/11/4-hewan-ini-menjijikkan-namun-memiliki.html
1. Nyamuk
Selain menularkan malaria, nyamuk juga menularkan beberapa penyakit mematikan lainnya seperti demam berdarah, chikungnya dan kaki gajah. Tanpa ada kuman yang ditularkan, gigitannya itu sendiri sudah sangat menyebalkan karena memicu gatal-gatal dan bintik kemerahan. Namun beberapa spesies membutuhkan nyamuk dan larva atau jentik-jentiknya untuk dimakan. Misalnya katak, kelelawar, bahkan tumbuhan seperti kantong semar. Tanpa ada nyamuk, kepunahan atau pola migrasi satwa liar bisa terpengaruh

http://www.jadigitu.com/2012/11/4-hewan-ini-menjijikkan-namun-memiliki.html
2. Belatung
Dalam film-film horor, belatung selalu digambarkan sebagai pemakan bangkai yang menyeramkan sekaligus menjijikkan. Bahkan kadang berlebihan, kemunculannya pada mayat sering diidentikkan sebagai azab orang berdosa. Padahal dalam ilmu pengetahuan, belatung bisa dimanfaatkan untuk praktik pengobatan yang disebut maggot debridement therapy (MDT). Belatung yang merupakan larva lalat atau kumbang itu ditaruh di sebuah luka dengan cara tertentu agar tidak menyebar, sehingga bisa memangsa bakteri penyebab infeksi.

http://www.jadigitu.com/2012/11/4-hewan-ini-menjijikkan-namun-memiliki.html
3. Lalat
Di mana ada sampah dan bau busuk, di situlah lalat akan selalu muncul. Kesan jorok sudah pasti melekat pada serangga terbang yang sulit sekali ditangkap dengan tangan kosong tersebut. Sama seperti nyamuk, lalat juga dibutuhkan oleh beberapa spesies sebagai makanan utama. Selain itu, telur lalat akan menetas menjadi belatung dan membantu penguraian sampah dan material organik yang mengotori lingkungan.

http://www.jadigitu.com/2012/11/4-hewan-ini-menjijikkan-namun-memiliki.html
Permukaan tubuh yang mengkilap tidak mengurangi kesan jorok serangga yang satu ini. Warna hitam dan antena kecoa yang selalu bergerak sering merangsang refleks untuk mengambil sapu lalu memukulkannya. Padahal sebenarnya kecoa memiliki perilaku hidup bersih yang setara dengan kucing, yakni sering menjilati tubuhnya sendiri agar selalu higienis. Di samping itu penelitian membuktikan otak kecoa mengandung senyawa antibakteri yang bisa membasmi kuman super. 
 

Sumber:

7 Makanan Untuk Menaikkan Badan

http://www.jadigitu.com/2012/11/7-makanan-untuk-menaikkan-badan.html
Jadigitu.com ~ Di saat banyak wanita berusaha keras menurunkan badan mereka, ternyata ada juga banyak wanita yang ingin menggemukkan badan. Bagi sebagian wanita, menggemukkan badan ternyata juga bisa sama susahnya dengan menguruskan badan. Mereka berusaha sekuat tenaga mengonsumsi banyak makanan dengan tujuan meraih angka berat badan yang mereka inginkan. Anda juga termasuk salah satunya? Berikut ini adalah beberapa bahan makanan yang mungkin dapat membantu Anda meraih berat badan yang Anda idamkan.

1. Telur
Telur dikenal sebagai makanan yang paling banyak mengandung protein dan lemak. Sebutir telur mengandung 5-6 gram protein. Kuning telur juga dipercaya mengandung lemak jenuh dan lemak tak jenuh yang dipercaya baik bagi tubuh. Kuning telur memiliki setengah dari total protein dalam satu telur, vitamin, dan asam amino esensial.

2. Produk susu
Produk susu merupakan salah satu sumber nutrisi. Segala produk makanan yang mengandung susu setidaknya memiliki kandungan protein sebanyak 8-9 gram. Kandungan lemak yang dimiliki produk susu dapat menambah berat badan Anda. Coba konsumsi produk susu secara teratur di hari-hari Anda.

3. Selai kacang
Anda ingin menaikkan nafsu makan? Coba oleskan selai kacang pada roti yang setiap pagi Anda makan. Selai makan merupakan bahan makanan yang murah, mudah didapat, dan efektif untuk meningkatkan berat badan. Setiap 2 sendok makan selai kacang mengandung 6 gram protein dan 16 gram lemak jenuh yang berfungsi untuk menambah berat badan Anda.

4. Kentang
Satu-satunya cara untuk menambah berat badan Anda adalah dengan mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi. Kentang adalah salah satu jenis bahan makanan yang mengandung karbohidrat dengan kadar yang tinggi. Sebuah kentang bisa mengandung 25-30 gram karbohidrat.

5. Gandum
Gandum adalah bahan makanan dengan karbohidrat terbaik. Satu cangkir gandum bisa memiliki kandungan karbohidrat sebesar 50 gram dan 6 gram serat. Selain memiliki kandungan karbohidrat terbaik, serta yang dimiliki oleh gandum sangat baik bagi pencernaan Anda.

6. Pisang
Selain kentang dan gandum, pisang juga merupakan makanan yang mengandung karbohidrat. Jika Anda merasa bosan mengonsumsi kentang dan gandum, coba untuk selalu mengonsumsi buah pisang selepas Anda makan setiap harinya. Berat badan Anda akan meningkat secara perlahan.

7. Ikan Tuna
Jenis makanan ini sangat mudah didapatkan di mana saja. Anda bahkan bisa mendapatkan ikan tuna di pasar tradisional dengan harga terjangkau. Kandungan 25 gram proteinnya membuat tuna menjadi makanan yang baik dan sehat untuk menambah berat badan Anda. Kini berat badan impian Anda sudah di depan mata.

Sumber:http://www.vemale.com/body-and-mind/segar-dan-rileks/14807-7-makanan-untuk-menggemukkan-badan.html

Tips Mencegah Pikun Dengan Aktif Berinternet

Ini adalah berita gembira bagi para netters dan bloggers pada umumnya sekaligus bagi para lanjut usia ( lansia ) khususnya. Karena dengan mengakses internet, kita tidak hanya dapat mengetahui informasi tetapi dengan surfing di dunia maya ini, dapat membantu untuk memperbaiki dan melatih fungsi otak.

Dan ini, khususnya bagi lansia, dapat mencegah pikun (dementia) yang seringkali mengancam orang lanjut usia, karena dengan mengakses internet berarti kita sudah melakukan atau melibatkan otak dalam sebuah aktivitas yang cukup rumit sehingga fungsi otak tetap dapat dipertahankan.

Dengan surfing di internet, ibaratnya kita seperti membaca sebuah buku, sehingga bagian otak yang berfungsi untuk pengendalian bahasa, pengendalian daya ingat dan daya visual akan ikut bekerja, bahkan menambahkan aktivitas tambahan bagi otak yaitu untuk pengendalian keputusan dan pertimbangan.

Ini yang membedakannya dengan membaca, karena bila kita surfing di internet maka kita akan dihadapkan dengan berbagai macam pilihan informasi yang harus kita pilih atau kitaklik, dengan adanya keputusan yang harus dibuat inilah aktivitas bagian otak untuk pembuatan keputusan dan pertimbangan akan terus diasah.

Nah, bila lansia sering-sering mencari informasi di internet akan menghambat sejumlah proses penuaan pada otak seperti pengurangan atau penciutan aktivitas sel otak dan akan membuat orang tua ini tetap segar ingatannya.

Ada juga beberapa kegiatan lain yang disinyalir dapat juga mencegah dementia/pikun yaitu bermain puzzle, bermain musik, main catur dan juga harus dibantu dengan menjaga makanan dengan gizi yang seimbang dan tidak lupa pula dengan olah raga yang teratur.

OOh Gituu.. Kini Aku Tau 

Tips Agar Tulisan Dimuat Di Media Masa

Berawal dari keisengan saya memikirkan bagaimana bisa sebuah media diinternet menerbitkan begitu banyak tulisan setiap harinya, berapa banyak orang bekerja disana untuk berbagi ilmu dan merangkai kata-kata, Rupanya setelah diterawang, media diinternet itu bukan seperti robot yang terus bekerja mengupdate tulisan terbaru dari pihak orang dalam yang bekerja. Tetapi siapa saja bisa menjadi penghasil tulisan yang dimuat di media. Nah, jadi bagaimana supaa tulisan kita bisa diterima oleh medi? berikut uraiannya.

AKTUAL
Redaksi Sebuah media akan memilih tema-tema aktual untuk diterbitkan. Aktual dalam arti sedang menjadi pembicaraan di kalangan publik. Selain itu aktual secara momentum. Misalnya redaksi menyukai artikel yang berhubungan dengan hari-hari yang sedang diperingati. Jadi kirimkan tulisan soal perburuhan beberapa hari sebelum Hari Buruh. Atau tulisan tentang isu keperempuanan menjelang Hari Kartini. Kalimat yang mengingatkan tentang isu hangat atau momentum tertentu bisa menjadi cantelan dan awalan saat memulai tulisan.



KOMPETENSI
Tulis artikel yang sesuai dengan kompetensi Anda. Media lebih suka memuat artikel ekonomi dari orang berlatar pendidikan Ekonomi, isu pendidikan dari orang berlatar belakang Pendidikan atau isu politik dari orang berlatar belakang Ilmu Politik dan lain sebagainya. Lalu bagaimana dengan ibu rumah tangga? Jangan khawatir, ibu rumah tangga pun bisa kompeten ketika itu menyangkut tentang kehidupan sehari-hari yang biasa bersentuhan dengan dirinya.

SPESIFIK
Artikel yang ditulis sebaiknya spesifik dan terperinci, melihat dari satu sudut pandang, jangan terlalu luas. Tulisan yang menukik lebih bisa dipahami daripada menyangkut banyak hal, yang justru akan membingungkan pembacanya.

BERDAGING
Buat tulisan yang berdaging, dalam arti disertai data-data akurat, berupa angka-angka atau kesimpulan hasil penelitian. Misalnya bila menulis tentang HIV/AIDS, sertakan data jumlah paling mutakhir orang dengan HIV/AIDS.

ORISINIL
Boleh saja mengutip pendapat orang atau penulis lain, tapi jangan sampai dominan, sehingga tulisan kita hanya jadi mozaik pendapat-pendapat orang. Dengan kata lain sebaiknya tulisan adalah ide orisinil kita sendiri. Boleh mengutip pendapat orang/pakar, tapi hanya sebagai penguat argumen.

PERHATIKAN SEGMEN MEDIA
Perhatikan apakah media yang akan dikirimi artikel adalah media nasional atau lokal. Bila media lokal, tentu lebih suka isu-isu lokal. Perhatikan juga pembacanya. Apakah kalangan bawah, menengah atau atas? Sesuaikan model tulisan dan tema dengan segmen pembaca. Misalnya bila mengirim ke media yang pembacanya masyarakat menengah ke bawah, jangan angkat isu-isu yang “berat” dan jangan gunakan kata-kata teknis yang sulit dipahami.

JUMLAH KARAKTER
Tanyakan kepada redaksi, berapa jumlah karakter artikel yang biasanya dimuat. Bila jumlah karakter yang dimuat biasanya 6.000, jangan mengirim tulisan yang jumlah karakternya 10.000, karena akan menyulitkan redaktur atau editor dalam menyeleksi tulisan.

KIRIM SECARA EKSKLUSIF
Kirim satu artikel ke hanya satu media, karena media juga butuh eksklusivitas. Bila dalam beberapa hari tidak dimuat, jangan sungkan menelepon media mengenai kabar artikel kita. Bila ada kepastian tidak dimuat, artikel kita bisa dicabut, dan bisa kita kirimkan ke media lain.

KENALAN DENGAN EDITOR
Sah-sah saja berkenalan dengan redaktur atau editor. Bisa juga berteman dengan mereka melalui social media. Perlakuan terhadap orang yang dikenal biasanya beda. Ini manusiawi. Hehehehe

BANDEL
Terus kirim bila tulisan kita tidak dimuat. Bersikap bandel adalah cara aneh untuk dikenal redaktur. makin sering mengirim, makin dikenal. Dan makin terjalin kedekatan dengan redaktur, sehingga akhirnyabarangkali redaktur akan jatuh kasihan, dan tulisan Anda akan dimuat


Oh Gitu ya. jadi dengan menaati aturan diatas Insya Allah tulisan kita akan dimuat dimedia kan?


 
Oh-Gitu © 2012 | Template By Arsip Sehat myfriend: Blog Asalasah | Asalasah.net | BigCendol | egp